KEINDAHAN AIR TERJUN COBAN RONDO



KEINDAHAN AIR TERJUN COBAN RONDO – Air terjun Coban Rondo merupakan salah satu air terjun yang terletak di Malang dan memiliki keindahannya tersendiri. Air terjun ini memiliki ketinggian 84 meter dan 1.135 meter dari permukaan laut. Sebelum terbentuk air terjun Coban Rondo, sebenarnya ada dua air terjun lainnya lagi. Adalah air terjun Coban Manten yang merupakan air terjun kembar yang kemudian mengalir ke bawah menjadi satu lalu membentuk air terjun Coban Dudo. Air terjun Coban Dudo kemudian mengalir ke bawah dan menjadi air terjun Coban Rondo. Namun sayang, akses ke air terjun Coban Manten dan air terjun Coban Dudo masih terbilang sulit karena masih berupa jalan setapak di tengah hutan yang licin sehingga perlu ekstra hati-hati jika ingin berwisata ke kedua air terjun tersebut.

Air Terjun Coban Rondo
AIR TERJUN COBAN RONDO (dok. pribadi)

Perjalanan ke air terjun Coban Rondo memakan waktu sekitar 1 jam dari kota Malang. Perjalanan ke air terjun ini tidak sulit dikarenakan jalanannya yang sudah beraspal. Sepanjang perjalanan, kita akan disuguhi pemandangan hutan dengan hawa perbukitan yang sejuk. Jika tidak memiliki kendaraan pribadi, kita bisa menggunakan transportasi umum seperti bus jurusan Malang – Kediri via Pujon dengan ongkos sebesar Rp 2.500,- per orang. Untuk masuk ke kawasan air terjun Coban Rondo, kita hanya perlu mengeluarkan kocek sebesar Rp 3.000,- per orang. Tarif parkir untuk kendaraan roda empat sebesar Rp 3.000,- dan kendaraan roda dua sebesar Rp 1.000,-.

Sesampainya di lokasi tempat parkir, kita perlu berjalan kaki sekitar dua menit untuk melihat keindahan air terjun Coban Rondo. Keasrian dan kebersihan lingkungan air terjun Coban Rondo yang masih terawat menambah nilai tersendiri. Saat kita berjalan kaki menuju air terjun, banyak monyet yang dilepas begitu saja. Tapi tenang, monyet-monyet ini tidak berbahaya dan tidak akan menggangu jika kita tidak mengusik mereka. Beberapa pengunjung bahkan memberi makanan (seperti buah-buahan) kepada monyet-monyet ini. Di area air terjun juga terdapat banyak warung serta rombong yang menjajakan makanan, seperti jagung bakar, cimol, gorengan, atau pun buah-buahan. Beberapa fasilitas lainnya juga ditawarkan di area air terjun Coban Rondo, seperti outbond, lintas sepeda gunung, permainan menembak, dan lain-lain.

BACA JUGA  Air Terjun dan Pemandian Alam di Pulau Lombok

Di balik keindahannya, air terjun Coban Rondo menyimpan kisah sedih. Coban Rondo sendiri berasal dari bahasa Jawa. Dahulu kala, dikisahkan sepasang pengantin yang baru saja menikah. Sang mempelai wanita bernama Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi dan sang mempelai pria bernama Raden Baron Kusumo dari Gunung Anjasmoro. Saat usia pernikahan mereka menginjak 36 hari atau yang biasa disebut dengan selapan (bahasa Jawa), Dewi Anjarwati mengajak Raden Baron Kusumo pergi ke Gunung Anjasmoro untuk bertemu keluarga sang suami. Hal tersebut ditentang oleh orangtua Dewi Anjarwati karena usia pernikahan mereka yang masih selapan. Namun, kedua mempelai ini tidak mendengarkan nasehat orangtua dan bersikeras untuk pergi dengan bersedia menanggung segala risiko yang akan terjadi.

Di tengah perjalanan, rombongan pengantin baru ini bertemu dengan seorang pria bernama Joko Lelono yang tidak jelas asal usulnya. Joko Lelono tampaknya jatuh hati kepada Dewi Anjarwati dan berusaha merebutnya dari sang suami. Perxxxxxxan pun tidak terelakkan. Joko Lelono dan Raden Baron Kusumo saling mengadu ilmu dan kekuatan masing-masing. Raden Baron Kusumo menyuruh para pembantunya pergi untuk menyelamatkan dan menyembunyikan Dewi Anjarwati ke suatu tempat yang disebut Coban (air terjun). Perkexxxxxx antara Joko Lelono dan Raden Baron Kusumo sangat sengit dan mereka berdua pun gugur sehingga membuat Dewi Anjarwati menjadi seorang janda (Rondo dalam bahasa Jawa). Konon, di bawah air terjun terdapat sebuah gua tempat persembunyian Dewi Anjarwati dan batu di bawah air terjun tersebut menjadi tempat baginya untuk merenungi nasibnya dan akibat tidak mendengarkan nasehat orangtuanya. Semenjak itulah air terjun tersebut dinamai Coban Rondo atau air terjun janda hingga sekarang.

BACA JUGA  Air Terjun dan Pemandian Alam di Pulau Lombok
Coban Rondo
Keindahan air terjun coban rondo (dok. Pribadi)

Bagi Anda yang sedang berada di Malang, tidak ada salahnya untuk mengunjungi air terjun coban rondo ini. Keindahan air terjun coban rondo yang ditawarkan sepadan dengan perjalanan yang Anda lakukan. Ditambah hawa sejuk perbukitan dan pemandangan menawan yang bisa membuat hati menjadi tenang dan pikiran lepas dari kesibukan perkotaan.

Demikianlah KEINDAHAN AIR TERJUN COBAN RONDO, semoga bermanfaat.



Artikel Terkait dan Link Sponsor

KEINDAHAN AIR TERJUN COBAN RONDO Post in | Last updated: May 29th, 2015 - 12 views
Gravatar Image
Kontributor Media Monitoring Club

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × four =