Menciptakan Lingkungan Kerja Kondusif dan Produktif

31
5/5 (2)

Lingkungan kerja yang baik, mencerminkan bahwa segala hal di dalamnya berlangsung secara kondusif dan produktif. Tak ada yang menginginkan konflik terjadi dalam kantor, sehingga penting untuk menjaga seluruh hal agar berjalan dengan lancar.

Hubungan yang terjalin antar sesama pegawai, bawahan hingga atasan, mesti terikat secara erat bukan hanya pada urusan kantor saja, melainkan hubungan masing-masing. Tak ada salahnya bersikap lebih di luar relasi pekerjaan, semisal saling mendukung secara moral.

Sudah siapkah Anda untuk ambil bagian dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan produktif bersama rekan lainnya? Ya, peran ini bisa dilakukan secara insiatif mulai dari diri sendiri, lalu ditularkan kepada pihak lain.

Sebelum bersama-sama membangun lingkungan kerja yang kondusif dan produktif, tanya pada diri Anda sendiri. Sudah siapkah memulai segalanya dengan baik? Pikirkan juga, apa saja kendala dan sekat yang mesti dihancurkan agar semua hal dapat mengalir apa adanya?

Seluruh upaya di atas, dilakukan guna mencari apa saja yang harus dioptimalkan dan dihindari demi kelancaran bertugas. Setelah itu, segera tingkatkan semangat kerja mulai dari diri Anda sendiri dengan segenap cara berikut:

1. Belajar Banyak Hal dari Kantor

Kerja memang berorientasi untuk mencari uang. Namun, apakah Anda pernah terpikir bahwa masih banyak hal lain yang mampu didapat selain penghasilan? Ya, belajarlah banyak hal dari kantor dan temukan landasan tepat dari penemuan tersebut.

Wajib bagi Anda untuk mencari alasan sebanyak mungkin agar bisa bertahan selain menaruh alasan uang, misalnya untuk mengembangkan diri, belajar dari orang, menjalin banyak relasi, dan seterusnya. Lewat cara pikir ini, rasa semangat pasti akan lebih terhimpun.

Ingatlah bahwa kita punya banyak hal yang mesti diperoleh selagi masih produktif. Uang bukanlah segalanya, masih banyak aspek lain seperti pembelajaran diri serta ilmu-ilmu yang bermanfaat kelak. Yakinlah bahwa diri Anda akan terus berkembang di masa depan.

2. Menjalin Hubungan Baik dengan Rekan Kerja

Menjalin Hubungan Baik dengan Rekan Kerja- kata kata motivasi

Apa lagi faktor yang dapat mengasah diri Anda untuk dapat semangat saat waktunya ngantor tiba? Ya, lingkungan yang mendukung untuk berhubungan baik. Tak sedikit orang memilih bertahan lama di instansi tempatnya bertugas karena merasa cocok dengan seluruh rekan kerja.

Komunikasi yang baik terjadi ketika rekan Anda sanggup bersifat suportif, santun, saling menghargai satu sama lain, hingga terbuka untuk segala kemungkinan. Pola hubungan ini tak hanya terjadi antar sesama pegawai, bisa juga saling silang kepada atasan atau bawahan.

Jika Anda adalah seorang atasan, maka bersikaplah layaknya teman. Bila Anda bawahan, jangan pula tampak berdiam diri tanpa pernah mengutarakan aspirasi. Jadilah karyawan yang aktif!

3. Melakukan Kegiatan Non-Kantor Bersama Orang Kantor

Ada yang sering ngopi bareng, ada pula yang main ke luar bersama. Inilah yang dimaksud dengan melakukan kegiatan non-kantor bersama orang kantor! Tak ada bedanya dengan teman main, Anda bersama pegawai lain dapat melakukan hal serupa yang menyenangkan.

Ngobrol di kala istirahat? Ya, bisa jadi ide bagus. Pembicaraannya bisa saja tidak berhubungan dengan pekerjaan demi menambah kedekatan antara masing-masing karyawan. Dengan cara ini, Anda semua dapat memupuk rasa memiliki, kedekatan, satu pemikiran, dan lain-lain.

Ketika Anda bisa saling menghargai dan memperhatikan satu sama lain, bukan tak mungkin kalau urusan kantor juga berlangsung secara lancar. Segala keputusan dapat ditarik secara mufakat tanpa harus ada debat kusir yang cenderung tidak penting.

Bobby Knight, pelatih basket asal Amerika Serikat, pernah menyebut kata-kata motivasi sebagai berikut: “The will to succeed is important, but what’s more important is the will to prepare.” Siapkan serta terapkan cara di atas guna menciptakan lingkungan kerja kondusif serta produktif.

Selamat bekerja!

Ruangan komen telah ditutup.