Teknologi Internet berbasis 4G akan hadir di Indonesia dengan Balon Udara



Indonesia memiliki 250 juta penduduk dengan urutan ke empat dari jumlah penduduk terbanyak di seluruh dunia. Namun, dengan jumlah populasi penduduk yang cukup banyak tersebut, hanya 15 – 20 % dari jumlah populasi penduduk yang menggunakan internet, atau pengguna internet. Padahal, di era sekarang ini, internet merupakan salah satu kebutuhan bagi masyarakat di seluruh dunia, karena dengan internet, setiap orang bisa menggunakannya sebagai sarana media informasi, atau sebagai alat penghubung antara pengguna yang satu dengan pengguna yang lainnya dengan jarak yang cukup jauh. Keberadaan internet saat ini, tak pelak lagi, juga memicu kemajuan teknologi dan informasi suatu Negara. Negara tanpa internet saat ini, dapat diibaratkan sebagai negara yang tidak memiliki lampu. Karena internet merupakan lampu ilmu pengetahuan bagi siapapun tanpa memandang usia. Keberadaan internet di Indonesia memang sudah cukup lama, namun, hanya kalangan di perkotaan saja yang dapat menikmati penuh, berbeda dengan daerah pinggiran, apalagi di daerah perkampungan yang cukup jauh dari akses media internet. Itupun, akses kecepatan internetnya pun jauh dari yang diharapkan, bahkan Indonesia termasuk yang mempunyai fasilitas internet yang berkecepatan rendah di Asia tenggara.

Proyek Google’s Loon
Proyek Google’s Loon (Gambar: Wikipedia)

Salah satu solusi saat ini, Indonesia kini bekerja sama dengan Google dalam layanan akses internet yang disebut Google’s Loon, yaitu sebuah proyek percobaan yang bertujuan untuk membawa internet gratis*(masih perlu revisi) kepada orang-orang di daerah terpencil dengan menggunakan balon raksasa yang mengambang di stratosfer . Jika semua berjalan sesuai rencana, balon tersebut dapat menyediakan kecepatan 4G ke daerah yang dituju.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Perusahaan Google bekerjasama dengan tiga perusahaan besar dalam bidang jaringan telekomunikasi, yaitu Telkomsel, Indosat dan XL Axiata akan menguji efektifitas dari proyek tersebut.

Negara Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dan kondisi geografis yang dipenuhi dengan hutan, gunung dan lautan, yang menjadi salah satu hambatan dalam pembangunan nasional, khususnya untuk teknologi internet, seperti menara jaringan, kabel telepon dan sebagainya, dengan adanya teknologi balon udara sebagai media jaringan internet dapat mempermudah akses internet ke manapun juga tanpa mengalami banyak hambatan. Cara kerja Google’s Loon yaitu menerbangkan balon menuju stratosfer (lapisan atmosfer bumi di atas troposfer, sekitar 32 mil (50 km ) di atas permukaan bumi) , Google’s Loon menggunakan algoritma perangkat lunak untuk menentukan di mana balon harus pergi, kemudian bergerak masing-masing ke dalam lapisan angin bertiup ke arah yang benar. Dengan bergerak oleh angin, balon dapat diatur untuk membentuk satu jaringan komunikasi yang besar. Oleh karena itu, proyek ini dapat menjadi suatu langkah besar bagi masyarakat Indonesia khususnya bagi penduduk yang berada di daerah terpencil atau daerah yang belum mempunyai akses internet. Dan juga, salah satu keuntungan untuk pengguna internet di daerah yang sudah ada, misalkan di perkotaan, setidaknya, akses internet yang dimiliki nantinya tidak lambat, karena dengan teknologi berbasis 4G, hal tersebut dapat mempermudah bagi setiap orang untuk mengakses internet dimana saja dan kapan pun.

Proyek Google’s Loon pertama kali diuji coba pada bulan Juni tahun 2013, ketika itu, tiga puluh balon diluncurkan dari Selandia Baru Pulau Selatan dan memberikan akses Internet untuk sekelompok kecil penguji. Sejak itu, uji coba tersebut diperluas dengan mencakup jumlah yang lebih besar dengan daerah yang lebih luas.  Untuk kedepannya, Proyek balon udara Google’s Loon akan terus diperluas, dengan tujuan untuk membangun sebuah konektivitas tanpa adanya gangguan di seluruh dunia, khususnya bagi Negara terpencil yang memiliki akses jaringan internet yang tidak memadai, atau pun bagi Negara yang tidak mempunyai sama sekali akses internet.

Negara Indonesia merupakan Negara keempat yang menjadi target proyek ini, setelah sebelumnya proyek tersebut sukses di beberapa Negara, antara lain New Zealand, Brasil dan Australia.

Tentu saja, harapan kita semua, semoga rencana tersebut dapat terealisasi dengan cepat, dengan akses internet untuk setiap orang kapanpun dan dimanapun bukan hanya semata impian belaka.



Artikel Terkait dan Link Sponsor

Teknologi Internet berbasis 4G akan hadir di Indonesia dengan Balon Udara Post in | Last updated: December 20th, 2015 - 13 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve − seven =