by

Wahana NASA, Meneliti Langkanya Gerhana Ganda

Sebuah pesawat ruang angkasa NASA menangkap gerhana ganda langka, ketika Bumi dan bulan menyeberang di depan Matahari.

Dilansir dalam Nature World News, NASA Solar Dynamics Observatory (SDO) menangkap peristiwa langka pada 1 September 2016, ketika Bumi benar-benar terhalang Matahari.

Langkanya gerhana ganda
Langkanya gerhana ganda (Ilustrasi/By Bengt Nyman from Vaxholm, Sweden (Double Eclipse 1) [CC BY 2.0], via Wikimedia Commons)
Dari perspektif SDO, seperti bulan mulai lepas di muka Matahari. Akhir gerhana bumi, terjadi hanya pada saat ini untuk SDO dalam menangkap tahap terakhir dari bagian bulan.

Menurut siaran pers melalui EurekAlert, SDO selalu memantau aktivitas matahari. Tetapi, selama musim gerhana setengah tahunan SDO, Bumi memblok sebentar SDO, karena orbit geosynchronous SDO.

Dalam video yang dirilis sebelumnya, NASA Goddard Space Flight Center menunjukkan peristiwa langka, dimana kedua Bumi dan bayangan Bulan dapat dilihat. Data SDO menunjukkan perbedaan antara Bumi dan bulan pada bagian tepinya: tepi bayangan bumi tampak kabur, sedangkan bulan yang tajam dan berbeda.

Menurut para ilmuwan, hal ini karena atmosfer bumi menyerap cahaya dari matahari, membuat ujungnya muncul samar. Bulan di sisi lain, tidak memiliki atmosfer, yang membuatnya tampak lebih jelas.

Menurut para astronom NASA, geometri bumi, bulan dan matahari mengakibatkan gerhana simultan terlihat dari selatan Afrika. Gerhana, yang disebut gerhana annular atau “cincin api” gerhana, telah terlihat di negara-negara Afrika: Tanzania, Gabon, Republik Kongo, Republik Demokratik Kongo, Mozambik dan Madagaskar.

Gerhana cincin terjadi, saat bulan berada pada titik di orbitnya lebih jauh dari Bumi. Hal ini membuat bulan tampak terlalu jauh atau lebih kecil, sehingga tidak menutupi matahari sepenuhnya, dan bukan meninggalkan lingkaran menyala cahaya di langit, seperti cincin api.

Baca juga:

  • The Great American Eclipse

Sumber video: NASA Goddard

Tentang Penulis: Alan Saumulandi Rosan

Tim Blogger Media Monitoring Club, Founder & First Leader in Rancah Astronomy Club (RAC) - Ciamis - Jawa Barat
Sampaikanlah walaupun SATU AYAT! Anda bisa mengirimkan informasi bermanfaat kepada para pembaca kami melalui email atau Whatsapp ke 081355077575

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 4 =