by

Voice of Vietnam: Hari Raya Tet di kota Hanoi dulu dan sekarang

Hari Raya Tahun Baru Imlek Tradisional (atau disebut Hari Raya Tet) mempunyai nilai spiritual sangat besar dalam kehidupan spiritualitas setiap orang, setiap keluarga dan seluruh komunitas. Di Hanoi pada Hari-hari Raya Tet, nampaknya semua pekerjaan hanya berlangsung dalam keluarga dengan adat istiadat yang sudah ada sejak ribuan tahun ini, menyerap partisipasi semua orang dengan antusias menyambutnya. Kota Hanoi sekarang ini telah mengalami perubahan. Pada tahun-tahun awal abad ke21 ini ada sedikit keluarga di kota Hanoi yang merebus kue Chung tradisional pada Hari Raya Tet, tetapi pastilah di semua keluarga ada bunga-bunga Hari Raya Tet, di semua keluarga mempersiapkan sajian untuk saat alih tahun dan kue Chung tradisional guna tetap ada seperti yang sudah terjadi sejak ribuan tahun ini. Berikut ini adalah sebuah reportase yang berjudul: Hari Raya Tet di kota Hanoi dulu dan sekarang.

Hari Raya Tet di kota Hanoi selalu dikaitkan dengan cuaca dingin dan hujan gerimis dan hal itu menjadi ciri khas di Vietnam Utara, oleh karena itu suasana Hari Raya Tet di kota Hanoi sangat khas. Pada hari-hari peralihan antara langit dan bumi, sejak dahulu kala banyak orang masih percaya bahwa masih ada satu dunia spiritualitas, oleh karena itu Hari Raya Tet tradisional menjadi kesempatan untuk ingat akan nenek moyang, ayah-ibu yang sudah meninggal dunia, menyatakan terima kasih kepada dewa-dewi yang telah melindungi tempat tinggal mereka sepanjang tahun dan lain-lain. Hari Raya Tet juga menjadi kesempatan untuk beristirahat, berhibur, adalah kesempatan bagi keluarga untuk berkumpul, semua orang memperkokoh hubungan sosial, menyembuhkan perselisihan-perselisihan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengarah ke hal-hal yang baik. Pengarang B?ng S?n- seorang yang mengerti secara mendalam tentang kota Hanoi mengatakan:

Orang Hanoi tidak menyongsong Hari Raya Tet di jalan, tapi berkumpul bersama dengan keluarga. Oleh karena itu, pada Hari Raya Tet walaupun bekerja jauh dari rumah, maka pada kesempatan Hari Raya Tet juga kembali berkumpul bersama dengan keluarga. Kalau pada kesempatan Hari Raya Tet ada orang yang pergi jauh, maka seluruh keluarga akan berpikir-pikir. Karena jamuan akhir tahun dengan orang Hanoi sangat suci. Nampaknya mereka tidak hanya bersama-sama berbincang-bincang, makan secara gembira tapi juga untuk melihat wajah satu sama lain, untuk hidup dalam suasana kasih sayang dan kehangatan dalam keluarga.

Hari Raya Tet di kota Hanoi
Hari Raya Tet di kota Hanoi

Ketika jamuan akhir tahun sudah selesai, semua orang bersama-sama berhibur untuk menyambut saat peralihan antara tahun lama dan tahun baru. Tidak tahu dari kapan orang Hanoi mempunyai adat menyambut Hari Raya Tet di sekitar danau Guom dan dewasa ini hal tersebut telah menjadi satu adat yang indah. Danau Guom yang terletak di pusat kota bagaikan satu paket bunga yang indah di tengah-tengah kota. Taman-taman bunga yang berwarna-warni, puncak-puncak menara, kuil yang kuno di tepian danau semakin membuat danau Guom menjadi legendaris. Sudah menjadi kebiasaan, terus sampai saat menjelang tahun baru, kota ini juga mengadakan acara kembang api di tepian danau ini. Kembang api yang terang di langit, mendatangkan kegembiraan kepada semua orang pada saat yang maha penting dari tahun baru.

Menurut tradisi, dewasa ini, hampir semua keluarga mempersiapkan sajian untuk saat menjelang tahun baru. Di udara luar dipersiapkan sajian untuk memuja langit dan bumi, di dalam rumah dipersiapkan sajian untuk memuja nenek moyang dengan segala masakan tradisional. Orang Vietnam maupun orang Hanoi dewasa ini masih mempertahankan adat yang indah yaitu menghormati orang tua dengan pepatah “Menghormati orang tua agar mereka memberikan usia”. Oleh karena itu, pada hari pertama tahun baru, pekerjaan pertama yang dilakukan oleh anak-anak dan cucu-cucu ialah mengucapkan selamat mohon umur panjang kepada kakek-kakek, nenek-nenek, ayah-ibu. Sedangkan, kakek, nenek memberikan angpao kepada anak dan cucu disertai dengan segala harapan baik.

Hari Raya Tet kota Hanoi dewasa ini juga mempunyai banyak hal yang berlainan dengan dulu, tetapi adat istiadat yang sudah ada sejak ribuan tahun ini tetap dipertahankan. Dalam pertemuan pada awal tahun, Tr?n Chi?n Th?ng- deputi menteri kebudayaan, olahraga dan pariwisata Vietnam mengatakan:

Hari Raya Tet di kota Hanoi pada tahun-tahun pelakangan ini telah mempunyai banyak hal yang berlainan dengan dulu. Kebutuhan rakyat tentang yang indah dan megah semakin tinggi. Justru oleh karena itu, banyak desa kerajinan, desa penanaman bunga untuk mengabdi Hari Raya Tet telah dipulihkan dan berkembang lebih banyak lagi.

Pada musim semi ini, kota Hanoi sedang mengarah ke Mega pesta peringatan ulang tahun ke1000 hari jadinya. Ruang kota Hanoi sudah diperluas dan kota ini sedang semakin menjadi lebih berbudaya, modern, tetapi orang Hanoi tetap menghormati tradisi-tradisi lama.(Sumber: Voice of Vietnam)

Informasi ini masuk dalam bahasan:

- pesta musim semi rakyat vietnam - pesta musim semi di vietnam disebut - pesta musim semi rakyat vietnam disebut - pesta musim semi divietnam - pesta musim semi di vietnam - orang yang berhibur di sebut - Nama pesta musim semi rakyat vietnam - nama pesta musim semi di vietnam - pesta musim semi rakyak vietnam - pesta musim semi vietnam

Tentang Penulis: Summase Sanjaya

Founder of Media Monitoring Club - Aktif mendengarkan siaran SW dari tahun 1996 hingga 2006. Pernah menjadi Program monitor Radio Jepang NHK World dari tahun 2001-2010, Technical Monitor KBS World Radio, Technical Monitor Radio Taiwan International, dan Technical Monitor Radio Deutsche Welle. Kini sedang menjadi blogger aktif untuk beberapa blog, termasuk blog Media Monitoring Club Ini.
Sampaikanlah walaupun SATU AYAT! Anda bisa mengirimkan informasi bermanfaat kepada para pembaca kami melalui email atau Whatsapp ke 081355077575

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 1 =