by

Voice of Vietnam: Hanoi Kota Demi Perdamaian

Sampai sekarang, ibukota Hanoi adalah kota satu satunya di kawasan Asisa- Pasifik yang mendapat gelar Kota demi perdamaian dari UNESCO. Ini adalah pengakuan masyarakat internasional karena prestasi2 menonjol ibukota Hanoi dalam proses pembaruan seperti hasrat2 perdamaian dari rakyat VN. Dalam artikel kita kali ini, VOV… akan menyampaikan sebuah reportase yang berjudul: Hanoi – kota demi perdamaian.

11 tahun yang lalu, tanggal 16 Juli tahun 1999, di ibukota La Paz, Bolivia, UNESCO telah menyampaikan gelar Kota demi perdamaian kepada 5 kota di 5 benua di dunia. Ibukota Hanoi adalah kota satu satunya di kawasan Asia Pasifik yang mendapat kehormatan menerima penghargaan ini. Ini adalah gelar yang mencatat sumbangan2 Hanoi dalam perjuangan demi perdamaian maupun dalam usaha pengembangan, pembangunan kota sesuai dengan norma2 yang diajukan UNESCO tentang kesetaraan masyarakat, pembangunan perkotaan, pelestarian lingkungan, pendorongan perkembangan kebudayaan pendidikan, perawatan pendidikan warga negara dan generasi muda. Nguy?n Th? Th?o, ketua Komite Rakyat kota Hanoi beranggapan bahwa: selama 11 tahun ini, ibukota Hanoi senantiasa merasa bangga atas penghargaan Kota demi perdamaian, telah melaksanakan secara efektif norma2 yang diajukan Mejelis Umum UNESCO seperti: infrastruktur teknik diperkuat dan ditingkatkan, wajah perkotaan mengalami banyak pembaruan: kebudayaan, pendidikan senantiasa mendapat perhatian, nilai2 kebudayaan kebendaan, dan bukan kebendaan diperhatian, dilestarikan dan dikembangkan. NGuy?n Th? Th?o, Ketua komite rakyat kota Hanoi menegaskan: EFEK SUARA

Pemandangan-Hanoi
Pemandangan-Hanoi By St.Rosenzweig at German Wikipedia [Public domain], via Wikimedia Commons
Kota Hanoi sedang menggeliat ke keindahan budaya, ke ketinggian intelektual, dan menjadi satu pusat kebudayaan, pendidikan pelatihan ilmu pengetahuan dan teknologi primer di seluruh negeri. Kota ini telah menjadi satu pusat ekonomi besar di VN yang sedang bergeser menurut arah modern yang positif dan berkesinambungan. Hanoi sedang menjadi satu perkotaan yang berbudaya dan modern dengan luasnya lebih dari 3.000 km persegi dan jumlah penduduk sebanyak 6,5 juta jiwa. Kota ini sedang berkembang, menjadi lebih indah dan menjanjikan satu masa depan yang terang benderang.

Dalam tahap manapun, kota Hanoi senantiasa menjadi tempat berhimpun dan kristalisasi dari kebudayaan VN, dengan semangat kemanusiaan dan mencintai perdamaian. Siapa saja yang mengetahui VN, mengetahui Hanoi semuanya mengagumi satu Hanoi yang gagah berani dan heroik, mengorbankan diri demi perjuangan2 untuk membela dan menyatukan tanah air.

Hasrat orang Hanoi dan juga seluruh bangsa VN dalam mencapai dan melestarikan perdamaian dimanifestasikan secara jelas dalam sejarah perjuangan untuk membangun dan mempertahankan bangsa. Sastrawan Giang Quan, anggota Asosiasi Warisan budaya thang Long memberitahukan: EFEK SUAR

Bangsa VN mengalahkan agresor juga hanya untuk mengharapkan supaya tanah air damai, rakyatnya hidup tenteram, menegakkan kehidupan yang sejahtera jadi bukan memikirkan soal menang atau kalah. Setelah mengalahkan AS, kita telah menyerahkan tahanan perang, menggelar karpet merah agar mereka pulang kembali ke tanah airnya secara aman dengan keluarga sedangkan puluhan ribu rakyat VN telah tewas di bawah bom dan amunisi mereka. Semangat mencintai sesama dan semangat cinta perdamaian itu dimanifestasikan secara jelas. Bukan kebetulan kalau sahabat2 internasional, organisasi kebudayaan telah menghadiahkan gelar kota demi perdamaian kepada Hanoi.

Selama dasawarsa ini, dengan posisi dan peranan sebagai pusat politik, administrasi nasional, pusat kebudayaan, pendidikan dan pelatihan, ilmu pengetahuan dan teknologi, ekonomi dan hubungan internasional, kota Hanoi menjadi salah satu di antara 17 ibukota yang mempunyai areal paling luas di dunia, menggalang hubungan kerjasama erat dan permanen secara berhasil guna dengan 35 ibukota, dan kota dari negara2 di kawasan dan di dunia. Kota Hanoi telah mendapat kehormatan menyelenggarakan banyak aktivitas kebudayaan, olahraga maupun event2 internasional yang menonjol seperti: Konferensi APEC 14, ASEM- 5, konferensi2 tingkat tinggi ASEAN…

Kota Hanoi sedang berangsur2 menjadi satu kota modern, satu destinasi yang ideal dari sahabat2 internasional dalam proses integrasi VN pada perekonomian global. Hanoi akan senantiasa layak dengan gelar “Kota demi perdamaian” seperti kata Fresdesman Turo Gonzalez, Duta besar luar biasa berkuasa penuh Kuba di VN bahwa: Hanoi layak dengan gelar itu karena apa saja dilakukan rakyat Hanoi dan rakyat VN adalah demi perdamaian, akan tetapi dalam kemerdekaan dan perkembangan. Dengan demikian perdamaian barulah exist abadi.

Informasi ini masuk dalam bahasan:

- jumlah penduduk vietnam 2010 - jumlah penduduk vietnam tahun 2010

Tentang Penulis: Summase Sanjaya

Founder of Media Monitoring Club - Aktif mendengarkan siaran SW dari tahun 1996 hingga 2006. Pernah menjadi Program monitor Radio Jepang NHK World dari tahun 2001-2010, Technical Monitor KBS World Radio, Technical Monitor Radio Taiwan International, dan Technical Monitor Radio Deutsche Welle. Kini sedang menjadi blogger aktif untuk beberapa blog, termasuk blog Media Monitoring Club Ini.
Sampaikanlah walaupun SATU AYAT! Anda bisa mengirimkan informasi bermanfaat kepada para pembaca kami melalui email atau Whatsapp ke 081355077575

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 3 =