by

Trans TV dan Trans 7 “Perang Saudara”

Trans TV dan Trans 7, dua stasiun televisi yang bernaung pada satu kelompok usaha yang sama, tak menampik bahwa mereka “perang saudara” untuk tayangan Ramadhan 1431 Hijriah.

“Ini bukan suatu hal yang diatur-atur. Tapi ini suatu pilihan. Antara Trans TV dan Trans 7, terjadi persaingan,” kata kata Manager Departemen Planning dan Scheduling Trans TV, Aris Ananda, belum lama ini di Jakarta.

Meski demikian, lanjut Aris, pemirsa televisi Indonesia-lah yang memiliki selera tersendiri, dalam menikmati tayangan-tayangan yang disajikan

Trans TV, jelang bulan Ramadhan 1431 Hijriah, merilis tayangan “Saatnya Kita Sahur”, “Demi Masa”, “Pulang Kampung”, dan “Jika Aku Menjadi – Ramadhan”.

Sementara “saudara muda” Trans TV, Trans 7, merilis “Sahurnya Opera van Java”, “Mata Hati”, “Yusuf Mansyur & Unyil”, “Rahasia Sunnah Ramadhan”, “Wara-Wiri Ramadhan”, serta “Musik Spesial Ramadhan”.

Diperkirakan, pada saat sahur, tayangan “Saatnya Kita Sahur” dan Sahurnya Opera van Java” bakal saling bertarung menarik perhatian pemirsa televisi.

Persaingan tersebut, menurut Aris, sudah menjadi hal yang lumrah dan pasti bakal dilakukan setiap stasiun televisi. Apalagi, lanjutnya, jika para pengelola stasiun televisi tersebut memiliki tayangan unggulan yang terkait dengan tema Ramadhan.

“Pertarungan antar semua stasiun televisi pada jam tersebut (waktu sahur), dipastiikan ada,” kata Aris.

Seraya berpromosi, Aris berujar, “SKS (Saatnya Kita Sahur) bagi kami termasuk yang nomor satu untuk program sahur. Untuk membuat program sahur, poinnya tidak hanya di ide baru, tapi bagaimana acara itu punya penonton yang loyal (setia) atau tidak. Nah, kami sudah masuk tahun ke-3. Dan kami sudah punya penonton loyal.”

Sementara, Andre Taulani, salah seorang personil tayangan “Sahurnya Opera van Java”, mengharapkan adanya sebuah hiburan yang menyegarkan pada saat jelang sahur, bagi para pemirsa televisi. “Yang penting, bisa menghibur!” kata mantan vokalis grup musik Stinky ini.

sumber

Informasi ini masuk dalam bahasan:

- Aliando di waktunya kita sahur trans TV - no hpmata dan hati - perang saudara trans dan net - persaingan trans tv dan trans 7 - persaingan trans tv dan trans7 - pulang kampung trans 7 - siaran trantv ferang - situs trans tv dan trans7

Tentang Penulis: Summase Sanjaya

Founder of Media Monitoring Club - Aktif mendengarkan siaran SW dari tahun 1996 hingga 2006. Pernah menjadi Program monitor Radio Jepang NHK World dari tahun 2001-2010, Technical Monitor KBS World Radio, Technical Monitor Radio Taiwan International, dan Technical Monitor Radio Deutsche Welle. Kini sedang menjadi blogger aktif untuk beberapa blog, termasuk blog Media Monitoring Club Ini.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *