by

Serangan Cyber Lumpuhkan Situs Radio Nederland

Serangan CyberSerangan cyber merupakan hal yang biasa terjadi di dunia maya. Redaksi sendiri pernah 3 bulan berturut-turut dibuat pusing gara-gara salah satu situs yang redaksi kelola (pusat-iklan.com) di hack oleh hacker asal Yaman.

Kali ini, Radio Nederland juga mengalami hal serupa. Serangan cyber menyebabkan situs Radio Nederland untuk beberapa waktu tak dapat diakses. Belum jelas siapa dibalik peristiwa tersebut. Radio Nederland bakal melaporkan masalah ini ke pihak yang berwenang. Serangan cyber ini juga sebelumnya juga menimpa situs bank Belanda, Rabobank.

Serangan yang disebut Penolakan Layanan Distribusi (Distributed denial of Service, atau DDoS) dimulai Kamis 5 Mei 2011 malam. Situs Radio Nederland mulai mengalami gangguan pada Rabu 4 Mei 2011 pagi. Dampaknya Radio Nederland merujuk para pengguna situs untuk melihat berita-berita di telpon genggam sebagai alternatif. Namun celakanya situs telpon genggam itu tak berfungsi.

Dalam serangan DDoS, berarti sebuah situs dibanjiri data-data yang berlebihan. Radio Nederland memperoleh sekitar lima ribu pengunjung dari seluruh dunia dalam satu detik. Padahal situs Radio Nederland hanya dirancang untuk menerima dua ratus permintaan setiap detiknya. Akibatnya jaringan lumpuh.

Kees de Heer, kepala otomatisasi Radio Nederland mengatakan: “‘Permintaan itu dikirim dari sekitar 10 ribu alamat IP. Jaringan Radio Nederland tak dapat menerimanya. Ada banyak orang ngantri, dan kami tak tak dapat menerima lagi.

Wikileaks
Serangan cyber ini banyak dijumpai. Tahun 2010 lalu saja, situs Mastercard dan Visa yang menjadi sasaran, karena mereka menolak bekerja sama dengan situs pembocor informasi Wikileaks. Awal pekan ini situs bank Belanda, Rabobank juga diblokir.
.
Menurut Joost Bijl, ahli kemanan cyber di perusahaan pengamanan internet Fox-IT, serangan dapat membawa dampak serius. “Ini adalah cara anonim mengisengi seseorang. Dalam kasus Radio Nederland, para pengunjung situs tidak bisa membaca artikel. Di Rabobank, para nasabah jadi tidak bisa mentransfer uang. Kalau sudah begitu namanya bukan hanya menggangu saja, tapi sudah berakibat hilangnya penghasilan.

Serangan Cerdik
Siapa yang menyerang situs Radio Nederland belum diketahui. Kees de Heer menganggap serangan cukup cerdik. “Seringnya kami dapat mengenali polanya. Lalu permintaan masuk mereka bisa kami blokir. Namun mereka berhasil membuka pintu lainnya dengan menggunakan alamat IP lain dari berbagai negara berbeda. Kadang dari Rusia, lalu Mexico atau Afrika Selatan. Jadi serangan tidak dilancarkan dari satu negara tertentu saja.

Radio Nederland sekarang telah memasang filter. Serangan belum berakhir sepenuhnya, tapi situs sekarang sudah kembali online. Radio Nederland akan mengajukan gugatan terhadap musuh yang ‘tidak diketahui.’ Menurut Joost Bijl dari Fox-IT, Belanda cukup maju dalam menghadapi kejahatan cyber

Jejak
Sang pelaku harus berusaha sebaik-baiknya untuk tidak tertangkap. Sangatlah sulit aktif bergerak dalam dunia internet tanpa meninggalkan jejak. Sementara polisi Belanda punya banyak ahli untuk melacak jejak mereka.

Sumber: Radio Nederland

Tentang Penulis: Summase Sanjaya

Founder of Media Monitoring Club - Aktif mendengarkan siaran SW dari tahun 1996 hingga 2006. Pernah menjadi Program monitor Radio Jepang NHK World dari tahun 2001-2010, Technical Monitor KBS World Radio, Technical Monitor Radio Taiwan International, dan Technical Monitor Radio Deutsche Welle. Kini sedang menjadi blogger aktif untuk beberapa blog, termasuk blog Media Monitoring Club Ini.
Sampaikanlah walaupun SATU AYAT! Anda bisa mengirimkan informasi bermanfaat kepada para pembaca kami melalui email atau Whatsapp ke 081355077575

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 2 =