by

Rumah Uje Kebakaran

Rumah Uje kebakaran, Pipik Dian Irawati dan 3 anak Uje melompat dari lantai 2 rumah mereka. Kejadian mengejutkan yang terjadi pada (20/6/2014) pukul 03.30 WIB di kediaman Ummi Pipik, istri almarhum Ustadz Jeffry Al Buchori tersebut menyebabkan mereka mengalami sejumlah cedera dan luka melepuh.

“Saya bangun pukul 03.30 karena dengar bunyi alarm. Pas bangun, nyium bau asap dan hawanya panas banget,” kata istri almarhum Uje, Pipik Dian Irawati, di pendapa depan rumahnya di Rempoa, Jakarta, Jumat siang ini.

Pipit menambahkan, ketika dia membuka pintu kamar, asap langsung masuk ke dalam kamarnya. “Saya teriak minta tolong, terus pergi bangunin anak-anak untuk nyelamatin mereka,” sambungnya.

Kondisi saat itu, lanjut Pipik, sangat panas dan gelap. “Saya lalu menuntun Abi dan Adiba untuk keluar lewat jendela untuk menyelamatkan diri,” ujarnya lagi.

Rumah dua lantai yang terletak di kawasan Perumahan Bulit Emas, Rempoa, Jakarta Selatan itu terbakar pada bagian lantai dasarnya. Diduga, korsleting listrik yang menjadi penyebab kebakaran tersebut.

Menurut kakak kandung Pipik Dian Irawati, Eni, kebakaran menghanguskan ruang tamu dan ruang keluarga.

“Di bagian atas aman-aman saja,” kata Eni di lokasi kejadian, Perumahan Bukit Emas, Rempoa, Jakarta Selatan.

Kronologi Kebakaran di Rumah Mendiang Uje

Kejadian bermula saat Pipik bangun untuk persiapan syuting. Namun, kamar tidurnya mulai terasa panas padahal pendingin ruangan dalam keadaan menyala. Saat itu terdengar suara pecahan kaca. Sekira pukul 04.00 WIB, lantai satu hangus terbakar lantaran diduga karena arus pendek.

“Kalau kronologisnya itu sekitar setengah empat dan saya pasang alarm karena saya pagi ada syuting. Saya dengar suara ketika kaca pecah dan itu kencang banget, saya bangun saya pikir siapa. Saya bangun kamar saya sudah panas dan di atas kamar ruang tamu itu kamar saya dan saya sudah lihat banyak asap,” ungkap Pipik.

Setelah melihak kepulan asap, secara spontan, Pipik langsung berteriak dan membangunkan anaknya, Abidzar, Ayla dan Bilal sedangkan Adiba saat itu sedang menginap di rumah kawannya.

“Saya teriak mau keluar lewat sana (lantai 1) enggak bisa, akhirnya saya buka pintu dekat balkon banyak tetangga saya teriak saya bangunin dari atas saya teriak bangunin supir dan pembantu,” lanjut Pipik sambil menitikan air mata.

Pipik pun langsung memutuskan untuk melewati balkon dan lompat untuk bisa menyelamatkan diri. Ia membopong si bungsu Bilal. Sedangkan Abidzar dan Ayla sembari digandeng menyusuri plafon garasi hingga ke pagar.

“Kita sudah enggak bisa berpikir saya lewat atas dan loncat saya enggak mikir apa-apa yang penting anak dan saya dikasih selamat kumpul semua,” sambungnya.

Setelah itu, beberapa pembantu dan tetangga, membantu mereka dan menyelamatkan bebarapa barang di lantai 2. Setelah memegang handphone Pipik mengabari semua sanak keluarga termasuk memposting gambar di lantai 1. Tak lama kemudian, pemadam kebakaran datang meski beberapa barang di lantai satu tak bisa diselamatkan. (Okezone)

Foto-foto Rumah Almarhum Uje Terbakar

Rumah Uje Kebakaran 1

Rumah Uje Kebakaran 2
Kondisi rumah Uje yang terbakar (VIVAlife/Rezky Apriliya)

Rumah Uje Kebakaran 3

Tentang Penulis: Summase Sanjaya

Founder of Media Monitoring Club - Aktif mendengarkan siaran SW dari tahun 1996 hingga 2006. Pernah menjadi Program monitor Radio Jepang NHK World dari tahun 2001-2010, Technical Monitor KBS World Radio, Technical Monitor Radio Taiwan International, dan Technical Monitor Radio Deutsche Welle. Kini sedang menjadi blogger aktif untuk beberapa blog, termasuk blog Media Monitoring Club Ini.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *