Peringatan 75 Tahun Siaran Internasional dari Jepang Radio Jepang dan Aku: Apa Arti Radio Jepang Bagi Anda? – Pengumuman Para Reporter Khusus yang Terpilih Datang ke Jepang

Radio Jepang mengumumkan tiga orang pendengar yang terpilih untuk membuat laporan tentang pengalaman menarik mereka selama berkunjung ke Jepang.

Inilah Pengumuman Para Reporter Khusus yang Terpilih Datang ke Jepang:
Ras Franz Manko Ngogo [Tanzania]

Dalam hal bisnis, melalui Radio Jepang kami pernah tahu bahwa di Jepang ada toko atau supermarket yang semua produknya dijual dengan harga 100 yen, terlepas dari ukuran, jumlah atau kualitasnya. Dengan cara seperti inilah saya kemudian ikut menjual berbagai produk dengan harga yang sama. Lebih-lebih lagi, melalui program teknologi saya merasa seperti kuliah saja, berkat pengetahuan yang saya dapat dari Radio Jepang. Saya sangat suka Radio Jepang sampai-sampai di sini, di Tanzania, saya mendirikan sebuah klub untuk pendengar Radio Jepang. Namanya klub pendengar KEMOGEMBA NW dan hingga kini masih terus kedatangan anggota-anggota baru.

Informasi terkait

4 Trik Memakai Parfum Agar Wanginya Awet Seharian

Siti Nur Wakhidah [Indonesia]
Perjuangan Mendengarkan Radio Jepang.
Komik ini berdasarkan kisah yang aku alami sejak November 2009. Aku tahu tentang Radio Jepang dari seorang teman di sekolah. Awalnya aku kesulitan mencari siarannya tapi akhirnya bisa menemukannya. Aku langsung menyukainya dan sejak itu aku terus mengikuti program meskipun terkantuk-kantuk karena disiarkan larut malam. Ibuku pernah memarahiku karena aku tidur terlalu malam, tetapi aku bilang saja aku sedang belajar biar tetap bisa mendengarkan siarannya. Tapi sayangnya siarannya terlalu pendek dan begitu cepat berakhir.

Saleem Sabah Al-Sarai [Irak]
Saya Tidak Menyerah Mendengarkan Radio Meskipun di Masa-masa Sulit.
Saya pertama mendengarkan Radio Jepang 15 tahun lalu. Di masa itu saya selalu mencatat di sebuah buku khusus saat mendengarkan siarannya. Rekan-rekan saya selalu meminta saya untuk bercerita tentang Jepang di pesta-pesta, dan semua orang mendengarkan dengan penuh minat. Saya juga diundang untuk bicara tentang Jepang di berbagai pertemuan. Tapi ketika mereka bertanya dari mana saya mendapatkan informasi tentang Jepang, saya hanya bisa bilang bahwa informasi itu saya dapat dari surat kabar setempat. Pada masa itu pengawasan dari pihak berwenang sangat ketat dan saya takut menghadapi tuduhan. Selama masa pemerintahan Partai Baath, siaran dari luar dan juga berita semua dilarang. Setelah itu pemerintahan Irak jatuh. Ketika layanan surat masih belum berfungsi, saya meminta teman saya untuk mengirimkan surat saya yang dialamatkan ke Radio Jepang lewat sebuah kantor pos di Yordania. Saya sangat ingin menyampaikan pesan kepada Radio Jepang bahwa saya masih hidup dan belum mati.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.