by

4 Penelitian Menakjubkan Buatan MIT

MIT merupakan salah satu universitas yang ada di Cambridge, Amerika Serikat. Universitas ini pertama didirikan pada 1861. Kampus ini pertama kali didirikan untuk tujuan industrialisasi di Amerika Serikat dan hanya ada dua jurusan, yaitu Ilmu Fisika dan Teknik. Namun, lama kelamaan berkembang dan membuka jurusan biologi, ekonomi, linguistik, dan manajemen. Hingga kini, MIT masih dianggap sebagai kampus yang sangat bergengsi di dunia. Bahkan, prestasi yang ditorehkan pun tidak tanggung–tanggung dan mampu menggemparkan dunia. Apa saja itu, bisa Anda simak penelitian MIT yang menakjubkan sebagai berikut.

Penelitian MIT yang menakjubkan

  1. Headset ajaib kendalikan komputer tanpa suara

Universitas teknologi yang satu ini memang sangat bergengsi, dimana mahasiswa–mahasiswa selalu mengeluarkan penelitian tak terduga yang dapat sangat berguna bagi masyarakat di era modern ini. Baru saja selesai Teknologi yang Terinspirasi dari Hewan Laut dengan SoFi sang robot ikan yang bergerak sangat mirip dengan ikan, kini penelitian mahasiswanya mampu membuat dunia kembali menganga karena takjub dengan headset ajaib yang penggunaannya mirip seperti telepati. Tim tersebut telah menciptakan headset yang mampu menerjemahkan suara yang ada dalam pikiran penggunanya dan mengubahnya menjadi suara yang sesungguhnya. Headset ini dapat digunakan untuk mengendalikan computer tanpa perlu menggunakan mouse lagi dan hanya dengan menggunakan pikiran. Kita bisa mengendalikan file apa yang akan kita klik. Benar–benar seperti sistem telepati kan? Headset ini dinamakan AlterEgo dan menggunakan elektroda untuk membaca sinyal yang dikeluarkan oleh neuromuscular dari penggunanya saat mereka mengeluarkan kata–kata dalam pikirannya.

Ketika sinyal yang dikeluarkan oleh neuromuskular ditangkap oleh elektroda, maka akan dihantarkan menuju ke mesin penerjemah sinyal dan mesin tersebut telah dilatih untuk dapat memahami secara spesifik arti dari setiap sinyal yang dihantarkan. Namun tetap saja headset ini masih memiliki kekurangan, karena baru dapat menerjemahkan sekitar 100 kata. Namun tim ini berharap agar mereka dapat terus melakukan pengembangan agar suatu saat nanti headset ini dapat menggunakan lebih banyak lagi kosa kata. Pemimpin dari tim ini ialah Arnav Kapur. Dirinya berharap agar suatu saat nanti mesin dapat memahami komputasi dengan lebih mendetail, seolah seperti mesin tersebut ialah bagian dari tubuh kita sendiri.

Arnav Kapur menegaskan bahwa walaupun alat ini dapat mendeteksi sinyal neuromuskular, bukan berarti alat ini dapat membaca apa yang penggunanya pikirkan. Sejauh ini, AlterEgo telah diuji coba melalui 10 orang dan tingkat akurasi mencapai 92%. Selain dapat digunakan untuk memberikan perintah kepada computer, Kapur dan timnya lebih memprojeksikan penelitian mereka untuk dapat berkomunikasi dengan kecerdasan buatan atau biasa disebut dengan artificial intelligence. Keuntungan lain dalam berkomunikasi dengan keceradasan buatan menggunakan headset ini ialah programmer dapat lebih menjaga privasi dalam berinteraksi dengan kecerdasan buatannya sehari–hari. Suatu hari nanti, AlterEgo akan dapat digunakan untuk penerjemahan bahasa yang juga ditujukan bagi orang–orang yang tunawicara dan juga untuk militer, yang mana sistem operasinya harus sesedikit mungkin mengeluarkan suara.

  1. Perban elektronik hidrogel yang lentur

MIT sudah membuat perban yang futuristik. Perban ini berwarna transparan, mampu menempel pada kulit dengan baik, dilengkapi dengan sensor suhu, lampu LED. Perban ini mampu melepaskan obat bergantung pada perubahan suhu di permukaan kulit dan dapat memancarkan sinar pada LED yang menandakan obat sudah hamper habis. Walaupun perban ini diletakkan pada bagian siku dan lutut, perban ini tetap dapat merekat dengan sempurna, karena sangat lentur. Kunci dari kelenturan dan daya rekat yang baik ialah terletak pada bahan yang digunakan oleh Xuanhe Zhao berupa matriks hidrogel. Hidrogel yang digunakan tersebut ialah material seperti karet, yang sebagian besar terdiri dari air dan didesain dengan ikatan yang kuat bila berikatan dengan emas, titanium, aluminum, silikon, gelas, dan keramik. Perban ini di masa depan akan ditujukan tidak hanya untuk pemakaian di kulit, melainkan juga untuk pemakaian pada bagian dalam organ tubuh.

Pada umumnya, elektronik dibuat dan bersifat kering dan keras, sedangkan tubuh manusia bersifat lembut dan basah. Jadi konsep elektronik yang tradisional tidak cocok digunakan berkontak dengan tubuh manusia.  Dengan konsep elektronik modis yang baru ini, Anda akan dapat menempatkan mesin di dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk melakukan pengecekan kesehatan penggunanya.

  1. Pendeteksian Gelombang Gravitasi

Hampir seratus tahun yang lalu, Albert Einsten telah memprediksikan keberadaan gelombang gravitasi yang berbentuk seperti riak air yang dipicu oleh bencana alam semesta yang sangat ekstrem dan kosmis. Pada tahun 1916, Einstein berasumsi bahwa riak tersebut akan menjadi semakin kecil dan hampir tidak dapat dideteksi. Dengan kemajuan teknologi dibandingkan dengan abad tersebut, kini prospek itu dapat diubah. Tim yang melakukan penelitian ini melakukan pengamatan dengan sangat hati–hati untuk mendapatkan sinyal gravitasi. Kemudian, mereka mengubahnya menjadi gelombang suara. Berdasarkan gelombang radio tersebut, kita dapat mendengarkan suara dari dua buah black hole yang bergabung dan menjadi satu black hole dengan ukuran yang sangat besar.

  1. Robot origami yang dapat ditelan

Penelitian mengenai robot origami mini ini merupakan penelitian gabungan yang diadakan oleh MIT and Tokyo Institute of Technology. Robot origami ini ukurannya sangat kecil dan berbentuk seperti lembaran yang dimasukkan ke dalam kapsul. Setelah kapsul ditelan, robot tersebut dapat membuka lipatannya dan bergerak sesuai dengan yang diarahkan oleh medan magnet. Robot ini digunakan untuk keperluan medis. Robot tersebut juga dilengkapi dengan baterai di dalamnya, yang dapat terendam secara sempurna di dalam usus untuk proses pembuangan dari dalam tubuh. Pembuangan baterai dari dalam tubuh sangat penting, karena jika berkontak dengan jaringan tubuh terlalu lama, baterai ini dapat menimbulkan arus listrik yang memproduksi hidroksida yang mana dapat membakar jaringan tubuh.

Demikianlah 4 Penelitian MIT yang menakjubkan, semoga bermanfaat.

Tentang Penulis: Novia Nur Fitriana S - JV

Novia Nur Fitriana S - JV
Tim Blogger Media Monitoring Club from Yogyakarta. I am international master student at National Taiwan University of Science and Technology.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *