by

Peneliti Menemukan Eksoplanet Terdekat di Alam Semesta

Dalam penemuan yang telah bertahun-tahun, peneliti berhasil menemukan planet ekstra surya paling dekat dengan kita di Alam Semesta.

Dilansir dalam situs CNN, peneliti telah mengonfirmasi keberadaan sebuah planet berbatu yang bernama Proxima b. Planet ini mengorbit Proxima Centauri, bintang terdekat dengan matahari kita.

Proxima Centauri
Proxima Centauri (Ilustrasi/ESA/Hubble [CC BY 3.0], via Wikimedia Commons)
Mengingat faktanya, bahwa Proxima b adalah planet dalam zona habitasi bintang, yang berarti air dapat eksis di permukaannya. Mungkin juga tempat paling dekat untuk kehidupan di luar tata surya kita, kata para peneliti.

Karena lokasinya, para peneliti berharap itu memberikan kesempatan bagi kemungkinan “eksplorasi robot di abad mendatang”.

“Kabar baiknya ialah bahwa hal itu sangat dekat. Hal ini tidak hanya bagus untuk di lingkungan kami, tapi itu mimpi yang menjadi kenyataan bagi para astronom jika kita berpikir tentang pengamatan tindak lanjut.” ujar Ansgar Reiners, sebagai penulis studi ini.

Proxima Centauri berdampingan dengan bintang biner di Alpha Centauri, yang jaraknya hanya 4,2 tahun cahaya dari tata surya kita, atau 266.000 kali jarak antara Bumi dan matahari.

Sebelumnya, penemuan exoplanet berbatu, seperti yang mengorbit bintang katai merah ultracool Trappist-1, digambarkan sebagai sebuah “kedekatan” dengan jarak 40 tahun cahaya.

“Objek ini, bisa jadi planet terdekat di luar tata surya kita. Karena, tidak ada bintang yang lebih dekat dengan tata surya, dari yang satu ini,” ujar Guillem Anglada, sebagai pemimpin penulis studi.

“Satu-satunya hal, yang anda bisa berharap untuk menemukan Planet Nine,” tambahan Pedro Amado, sebagai peneliti.

Bagaimana Karakteristik Proxima b?

Proxima b adalah planet berbatu (terestrial) dengan permukaan seperti gas raksasa, seperti Jupiter yang ukurannya 1,3 kali ukuran Bumi dan mengorbit bintangnya setiap 11,2 hari.

Hal ini, di orbit dekat Proxima Centauri : hanya 5% dari jarak antara Bumi dan matahari. Itu bahkan lebih dekat dari Merkurius dan Matahari. Tetapi, karena bintangnya jauh lebih dingin dan redup dari Matahari kita, Proxima b memiliki suhu yang cocok untuk air di permukaan tanpa menguap.

Para peneliti memperkirakan, bahwa jika planet ini memiliki atmosfer, dapat diasumsikan memiliki suhu antara 86-104 derajat Fahrenheit di permukaan. Tanpa atmosfer, bisa jadi -22 ke -40 derajat Fahrenheit.

Jarak dekat dengan bintangnya, Proxima b juga tunduk pada faktor kurang menyenangkan seperti flare ultraviolet dan sinar-X yang intensitasnya 100 kali.

Dalam tulisan ini, peneliti memperkirakan hal itu terjadi 400 kali intensitas, tetapi penelitian baru-baru ini telah menyebabkan mereka untuk membuat perkiraan baru, kata mereka. Jika ada kehidupan di planet ini, itu akan terpengaruh oleh radiasi ini.

Sumber Video: CNN

Informasi ini masuk dalam bahasan:

- hal yang wajib diketahui sebelum nikah - planet proxima dengan bahasa indonesia

Tentang Penulis: Alan Saumulandi Rosan

Tim Blogger Media Monitoring Club, Founder & First Leader in Rancah Astronomy Club (RAC) - Ciamis - Jawa Barat
Sampaikanlah walaupun SATU AYAT! Anda bisa mengirimkan informasi bermanfaat kepada para pembaca kami melalui email atau Whatsapp ke 081355077575

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen + 15 =