by

Penculik Nana Diketahui Temperamental & Sering Pukuli Istrinya

Penculik Nana Diketahui Temperamental & Sering Pukuli Istrinya Jakarta – Polisi berhasil menangkap tersangka penculik anak Nassar dan Muzdhalifah yang bernama Fadlun Herianto alias Yanto alias Papa Dava. Fadlun pun diketahui adalah sosok yang temperamental.

Hal itu diungkapkan oleh Safna, salah satu warga yang tinggal di dekat tempat kejadian perkara, Kampung Rawa Hingkik, Cileungsi, Bogor. Perempuan itu mengungkapkan kalau Fadlun sering memukuli istrinya.

“Istrinya sih sering ngobrol sama kita-kita. Malah sering cerita kalau suaminya galak, sering pukul istrinya. Makanya istrinya selalu bilang pengen pulang kampung, katanya sih ke Cirebon,” kata Safna saat ditemui di Kampung Rawa Hingkik, Cileungsi, Sabtu (26/1/2013).

Menurut warga lainnya, Fadlun juga suka marah ketika ditagih untuk membayar sewa oleh pemilik kontrakannya.

“Dia pernah sempat mau diusir sama yang punya kontrakan, karena udah 2 bulan belum bayar kontrakan. Eh, dia malah marah-marah,” kata Mimi.

Mimi pun mengatakan Fadlun adalah sosok yang sangat tertutup. Ia jarang sekali berinteraksi dengan tetangganya.

“Papa Dava orangnya tertutup, nggak pernah ngobrol sama tetangga. Sekalinya keluar rumah, bawa motor udah pake helm, wajahnya ditutup pake masker,” ujarnya.

Saat akan ditangkap, Fadlun berusaha melarikan diri. Alhasil, ia dihadiahi timah panas oleh polisi.

(hkm/hkm)

Via: Penculik Nana Diketahui Temperamental & Sering Pukuli Istrinya

Informasi ini masuk dalam bahasan:

- content

Tentang Penulis: Summase Sanjaya

Founder of Media Monitoring Club - Aktif mendengarkan siaran SW dari tahun 1996 hingga 2006. Pernah menjadi Program monitor Radio Jepang NHK World dari tahun 2001-2010, Technical Monitor KBS World Radio, Technical Monitor Radio Taiwan International, dan Technical Monitor Radio Deutsche Welle. Kini sedang menjadi blogger aktif untuk beberapa blog, termasuk blog Media Monitoring Club Ini.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen + nineteen =