by

Mengapa rumah sakit di Arab sepi pasien?

5/5 (1)

Di Mekkah, atau di Arab Saudi pada umumnya, Rumah Sakit sangat sepi, berbeda dengan di Indonesia, Memang beda dan tidak sama, yang membedakannya ialah Aqidah dan Syariatnya. Inilah rahasia Mengapa rumah sakit di arab sepi pasien?

Ada seorang dokter membuka klinik di Tanah Suci (Makkah Al Mukarramah). Selama 6 bulan berpraktek, tidak ada seorang pasien pun yang datang untuk berobat. Hingga beliau merasa heran, “apakah orang-orang di sini tidak pernah sakit?”

Akhirnya beliau mendapatkan jawabannya, dari salah seorang Muslim di sana:

BILA KAMI SAKIT.

Ikhtiar pertama
Yang kami lakukan ialah Shalat dua rakaat dan memohon kesehatan kepada Allah.
Insya Allah sembuh dengan izin dan kasih sayang-Nya.

Dan Kalaupun belum sembuh, maka:

Ikhtiar kedua
Yaitu membaca Al Fatihah atau surah-surah lainnya, kemudian ditiupkan pada air dan kemudian diminum.
Dengan amalan tambahan:

  • Jika badan panas maka kami perbanyak membaca Shalawat (karena Shalawat sebagai penyejuk)
  • Jika Badan Dingin maka kami perbanyak membaca Ayat Kursi.
  • Jika sakit yang terlihat maka kami bacakan Surah Al Fatihah sambil mengusap-usap pada bagian yang sakit.
  • Jika sakit tak terlihat maka kami perbanyak membaca Surah Al Ikhlas, Al Falaq, dan An-Naas (sebagai penolak sihir).

Dan alhamdulillaah kami akan sehat. Inilah Ruqyah untuk diri sendiri.
Tapi kalau belum sehat juga, maka kami melakukan:

Ikhtiar ketiga
Yaitu bersedekah, dengan niat mendapatkan pahala kebaikan dan dijadikan jalan penyembuh penyakit. Insya Allah akan sembuh.

Baca juga: Sedekah: Jangan Lihat Kepada Siapa dan Berapa Banyak.

Kalau tidak sembuh juga, maka kami akan menempuh ikhtiar selanjutnya.

Ikhtiar keempat
Yaitu memperbanyak Istighfar, untuk bertaubat.
Sebab, Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, bahwa sakit adalah salah satu sebab diampuninya dosa-dosa.
Kalau belum sembuh juga, baru kami melakukan ikhtiar selanjutnya:

Ikhtiar kelima
Yaitu minum Madu dan Habbatussauda.

Jika belum juga sembuh maka ditempuh ikhtiar berikutnya, yaitu:

Ikhtiar yang keenam
Yaitu dengan mengambil makanan herbal, seperti bawang putih, buah tin, zaitun, kurma, dan lain-lain seperti yang disebutkan dalam Al-Quran.
Dan membaca Alhamdulillah. Laa hawlaa wa laa quwwataa illaa billaah.

Jika belum sembuh, maka baru dilakukan ikthtiar yang terakhir, yaitu:

Ikhtiar ketujuh
Yaitu pergi ke dokter yang shaleh.
Insyaa Allah akan diberi kesembuhan dari Allah.

Demikianlah artikel mengenai Mengapa rumah sakit di Arab sepi pasien? seperti yang sering kita dengar pada ceramah-ceramah, dan berbagai sumber. Semoga dapat kita terapkan apabila ada diantara kita yang sakit.

Tentang Penulis: Summase Sanjaya

Founder of Media Monitoring Club - Aktif mendengarkan siaran SW dari tahun 1996 hingga 2006. Pernah menjadi Program monitor Radio Jepang NHK World dari tahun 2001-2010, Technical Monitor KBS World Radio, Technical Monitor Radio Taiwan International, dan Technical Monitor Radio Deutsche Welle. Kini sedang menjadi blogger aktif untuk beberapa blog, termasuk blog Media Monitoring Club Ini.
Sampaikanlah walaupun SATU AYAT! Anda bisa mengirimkan informasi bermanfaat kepada para pembaca kami melalui email atau Whatsapp ke 081355077575