by

JCI Jakarta Latih Pemuda Maksimalkan Potensi Hadapi Sharing Economy

Junior Chamber International (JCI) Jakarta menyatakan kesiapannya untuk membentuk potensi anak muda ibukota dalam menghadapi sharing economy. Local President JCI Jakarta, M Hadi Nainggolan, menyatakan di era ekonomi yang kian bebasnya ini, potensi individu harus terus berkembang menjadi agen perubahan bagi masyarakat.

JCI world headquarters
JCI world headquarters (Wikipedia)

“Kita terus fokus pada pengembangan individu anak muda Indonesia, khususnya Jakarta. Karena di era ekonomi sekarang, pendidikan formal saja tidak cukup. Kita butuh pelatihan di luar kampus yang bisa membentuk karakter pemuda menjadi lebih hebat dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ” tutur Hadi yang juga Founder Graha Inspirasi dan CEO Langit di Jakarta (29/2/2016).

Untuk maksimalkan potensi tersebut, dalam waktu dekat, JCI Jakarta akan mengirimkan 17 delegasi untuk mengikuti pelatihan JCI Academy yang dilatih oleh pelatih nasional dan internasional di Singaraja, Bali. Ketua Tim Delegasi JCI Jakarta, Muslim Ferdy itu menyatakan kini JCI Jakarta sedang fokus pada kaderisasi dan penataan organisasi dalam melahirkan organisasi modern di Indonesia.

Hadi Naingglan-Local-President-JCI Jakarta
Hadi Naingglan-Local-President-JCI Jakarta

“Kita ingin melahirkan kader-kader pemuda yang Cerdas, Mandiri dan Berkarakter. Makanya kita mendorong pengurus dan anggota JCI Jakarta untuk ikut acara JCI Academy 17-20 Maret 2016 yang diisi oleh pelatih nasional dan internasional dari Malaysia, Filipina, Francis, Venezuela. Ini akan menjadi ajang perubahan untuk pemuda Jakarta,” tegas Muslim yang juga CEO Zidra Property Group.

Di tempat terpisah. Made Nia selaku Project Director Nasional JCI Indonesia Academy 2016 menyatakan tema yang dibawa kali ini ialah “When the Legends Continue” yang artinya JCI akan terus melahirkan pemimpin fenomenal seperti Founder JCI Solo yaitu Presiden Joko Widodo.

“JCI telah banyak lahirkan pemimpin berskala nasional dan internasional. Contoh, di Indonesia ada Presiden Jokowi yang dulunya merupakan Founder JCI Solo, kalau di internasional ada Kofi Anan (Mantan Sekjen PBB), Mantan PM Francis, Mantan Presiden Taiwan, dan lainnya. Semoga dengan pelatihan seperti ini bisa melahirkan pemimpin yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tutur Nia saat dihubungi.

JCI sendiri merupakan organisasi kepemudaan terbesar di Dunia dan organisasi Pemuda internasional yang terafiliasi dengan PBB. Saat ini JCI sudah berusia 101 tahun yang tersebar di 127 Negara dengan 5000 Cabang dan 600 ribu anggota. JCI merupakan organisasi kader yang telah melahirkan para pemimpin, baik tingkat Lokal, Nasional maupun Dunia, seperti: Joko Widodo: Presiden Indonesia ke-7 (Founding Father JCI Solo), Shui-Bian Chen: Mantan Presiden Taiwan, Kofi Annan: Mantan Sekjen PBB, Jacques Chirac: Mantan PM Perancis, Hugo Banzer: Mantan Presiden Bolivia. Adapun Visi JCI ialah “To provide development opportunities that’s empower young people to create positive change.”

Informasi ini masuk dalam bahasan:

- air terjun di lombok - alamat pantai romance bay - hal hal menarik mengenai gili trawangan - kekuatan dan kelemahan sharing economy - komunitas bisnis indonesia sharing club

Tentang Penulis: Summase Sanjaya

Founder of Media Monitoring Club - Aktif mendengarkan siaran SW dari tahun 1996 hingga 2006. Pernah menjadi Program monitor Radio Jepang NHK World dari tahun 2001-2010, Technical Monitor KBS World Radio, Technical Monitor Radio Taiwan International, dan Technical Monitor Radio Deutsche Welle. Kini sedang menjadi blogger aktif untuk beberapa blog, termasuk blog Media Monitoring Club Ini.
Sampaikanlah walaupun SATU AYAT! Anda bisa mengirimkan informasi bermanfaat kepada para pembaca kami melalui email atau Whatsapp ke 081355077575

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen + 9 =