by

Galaksi Hantu Ditemukan, Membantu Rahasia Materi Gelap

Pekan ini, para peneliti telah menemukan Ghost Galaxy, alias galaksi hantu di Alam Semesta. Sebenarnya, galaksi hantu itu apa? Apakah seperti hantu?

Dilansir dalam situs Daily Mail, galaksi hantu yang ditemukan oleh para ilmuwan pekan ini, bernama galaksi Dragonfly 44. Dengan jaraknya ke kita sebesar 330 juta tahun cahaya, galaksi ini memiliki massa yang sama dengan galaksi Bima Sakti kita (setara dengan satu triliun massa matahari).

Galaksi Hantu Ditemukan, Membantu Rahasia Materi Gelap
Galaksi Hantu Ditemukan, Membantu Rahasia Materi Gelap (Ilustrasi/Dailymail.co.uk)

Penelitian lebih lanjut, keunikan galaksi Dragonfly 44 ini memiliki sedikit materi barionik dalam skala luas. Sisanya ialah 99,99 % materi gelap.

“Dalam galaksi Dragonfly 44 ini, bintang bergerak sangat cepat, sehingga ada perbedaan besar. Kami menemukan lebih banyak massa yang ditunjukkan oleh pergerakan dari bintang, daripada adanya massa di bintang itu sendiri” ujar Pieter van Dokkum, sebagai profesor di Yale University.

Tanpa gravitasi tambahan materi gelap, Dragonfly 44 akan cepat hancur berantakan.

Para ilmuwan yang temuannya dipublikasikan dalam The Astrophysical Journal Letters, menduga kemungkinan ada galaksi materi gelap lainnya untuk ditemukan.

“Kami tidak tahu, bagaimana galaksi seperti Dragonfly 44 bisa terbentuk. Data menunjukkan, bahwa sebagian relatif besar dari bintang-bintang ialah dalam bentuk kluster yang sangat kompak. Dan itu, mungkin merupakan petunjuk penting.” ujar Roberto Abraham, profesor di University of  Toronto – Kanada.

Lalu, apa itu materi gelap?

Materi gelap membuat sekitar 27 persen dari Alam Semesta. Tidak terlihat, karena tidak memantulkan cahaya.

Hal ini tidak dapat dilihat secara langsung dengan teleskop, tetapi astronom dapat mengetahui eksensitasnya karena efek gravitasi terhadap materi kita.

“Itu tidak berarti bahwa ruang di sekitar anda tidak ada. Demikian pula kita tahu, materi gelap itu ada, tetapi tidak pernah diamati secara langsung.” ujar para ilmuwan di European Space Agency (ESA).

Para ilmuwan cukup yakin itu ada, dan sangat penting untuk Alam Semesta, tetapi mereka tidak tahu apa yang tampak atau di mana menemukannya.

Materi gelap diduga menjadi perekat yang memegang galaksi bersama-sama, sementara hanya 4 % di Alam Semesta, terdiri dari bahan yang dikenal seperti atom dan partikel subatom (materi barionik).

Informasi ini masuk dalam bahasan:

- galaxy hantu - Galaksi ini 99% materi gelap - jarak galaksi ghost - rahasia galaksi - rahasia materi gelap

Tentang Penulis: Alan Saumulandi Rosan

Tim Blogger Media Monitoring Club, Founder & First Leader in Rancah Astronomy Club (RAC) - Ciamis - Jawa Barat
Sampaikanlah walaupun SATU AYAT! Anda bisa mengirimkan informasi bermanfaat kepada para pembaca kami melalui email atau Whatsapp ke 081355077575

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six + 3 =