by

Fadhilah Surat Al Muzammil

5/5 (1)

Fadhilah Surat Al Muzammil – Surat Al Muzzammil merupakan surat ke-73 dalam al-Qur’an. Surah ini tergolong dalam surah Makkiyah atau surah yang diturunkan di Makkah 1), yang terdiri atas 20 ayat. Surat ini diturunkan sesudah Surat Al Qalam (Nuun). Dinamakan Surat Al Muzzammil yang artinya “Orang yang berselimut” diambil dari kata Al Muzzammil yang terdapat pada ayat pertama dalam surat ini. Yang dimaksud dengan orang yang berselimut itu ialah Baginda Rasulullah Muhammad SAW.

Pokok-pokok isi Surat Al Muzammil:

Inilah pokok-pokok isi yang terkandung dalam Surat Al Muzammil:

  • Petunjuk-petunjuk yang harus dilakukan oleh Rasullulah SAW. untuk menguatkan rohaninya guna persiapan menerima wahyu, yaitu dengan bangun di malam hari untuk shalat tahajjud, membaca Al Quran dengan tartil; bertasbih dan bertahmid;
  • Perintah bersabar terhadap celaan orang-orang yang mendustakan Rasul.
  • Akhirnya kepada umat Islam diperintahkan untuk bersembahyang tahajjud, berjihad di jalan Allah, membaca Al Quran, mendirikan shalat, menunaikan zakat, membelanjakan harta di jalan Allah dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Surat Al Muzammil

Fadhilah Surat Al Muzammil

Fadhilah Surat Al Muzammil

Berikut ini beberapa fadhilah Surat Al Muzammil:

Diberikan kemudahan urusan.

Barang siapa yang rutin membaca Surat Al Muzammil, maka Insya Allah akan diberikan kemudahan dalam urusan baik urusan dunia, maupun urusan akhirat.

Memudahkan datangnya rezeki

Barang siapa yang rutin mengamalkan surat Al Muzammil setiap hari, maka Insya Allah dia akan bebas dari kesempitan rezeki, dan diberikan kemudahan dalam berbagai usaha.

Baca juga: Fadhilah Surat Al Waqiah.

Mimpi berjumpa dengan Rasulullah Muhammad SAW.

Barang siapa yang ingin mimpi berjumpa dengan Rasulullah Muhammad SAW, maka hendaknya membaca Surat Al Muzammil sebanyak 41 kali.  (Dikutib dari kitab Al-Wasail).

Demikianlah fadhilah Surat Al Muzammil, semoga bermanfaat bagi kita semua, dan dapat kita amalkan untuk membacanya setiap hari..

___________________________________

Catatan kaki:
1) Imam Jamaluddin as-Suyuthi, al-Itqân fi ‘Ulumi al-Qur’an, Beirut: Darul Kutub al-Ilmiah, cet.I, 2004 M/ 1425 H, hal 20, Imam Badruddin az-Zaekasyi, al-Burhan fi Ulumi al-Qur’an, Beirut: Darul Fikr, cet.I, 1988 M/ 1408 H, Vol.I, hal.294

Tentang Penulis: Summase Sanjaya

Founder of Media Monitoring Club - Aktif mendengarkan siaran SW dari tahun 1996 hingga 2006. Pernah menjadi Program monitor Radio Jepang NHK World dari tahun 2001-2010, Technical Monitor KBS World Radio, Technical Monitor Radio Taiwan International, dan Technical Monitor Radio Deutsche Welle. Kini sedang menjadi blogger aktif untuk beberapa blog, termasuk blog Media Monitoring Club Ini.
Sampaikanlah walaupun SATU AYAT! Anda bisa mengirimkan informasi bermanfaat kepada para pembaca kami melalui email atau Whatsapp ke 081355077575