by

China Luncurkan Bus Masa Depan Berukuran Raksasa

Kemacetan memang menjadi masalah umum yang banyak terjadi di ibukota yang padat penduduknya. Tidak hanya di Jakarta, kemacetan juga sering terjadi di negara–negara lain, salah satunya di China. China merupakan negara yang memiliki kepadatan penduduk terbesar di dunia. Bisa Anda bayangkan, Jakarta saja macetnya minta ampun apalagi China dengan kepadatan penduduk yang melebihi Jakarta. Namun, China sudah memiliki trik yang bagus untuk mengatasi permasalahan ini.

Pada bulan Mei 2016 lalu, pemerintah China telah mengeluarkan desain Transit Elevated Bus (TEB) yang dikeluarkan oleh perusahaan transportasi asal Beijing bernama Transit Explore Bus. Transit Explore Bus mengeluarkan desain terbarunya yaitu TEB saat di International High Tech Expo ke-19 di Beijing. Kendaraan transportasi umum berbasis listrik ini menggabungkan dua metode transportasi, yakni Hybrid Light-Rail Train dan bus.

China telah mengeluarkan Transit Elevated Bus
China telah mengeluarkan Transit Elevated Bus (Gambar: BBC.com)

Banyak orang yang meragukan tentang bus raksasa tersebut. Bus ini dikabarkan akan segera diluncurkan pada bulan Juli lalu. Namun, kenyataannya bus raksasa ini benar–benar diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Pemerintah China telah menyelesaikan uji coba tahap pertama yang dilaksanakan di kota Qinhuangdao. Uji coba ini dilakukan pada tanggal 2 Agustus lalu untuk menguji kelayakan rem dan konsumsi daya.

Bus ini didesain dengan ukuran panjang mencapai 60 meter dan lebar hampir 8 meter. Ukuran ini setara dengan ukuran 40 bus biasa. Sebenarnya TEB hanya bisa digunakan untuk menampung 300 orang. Namun, kedepannya TEB diharapkan bisa digunakan untuk mengangkut 1.400 penumpang dengan kecepatan mencapai 60km/jam. Ruangan di dalam TEB sangat luas dan nyaman.

Desainnya pun terkesan sangat futuristik yang memiliki kolong yang dapat dilewati mobil dengan ketinggian kurang dari 2 meter. Bentuknya seperti ngangkang sehingga TEB juga dijuluki sebagai “Bus Ngangkang.” Bus ini melaju di atas rel khusus yang memungkinkan kendaraan lain bisa melintas di bawahnya. Lebar TEB memakan hingga dua jalur jalan.

Karena menggunakan tenaga listrik TEB bisa menghemat hingga 800 ton bahan bakar, dan mengurangi 2.480 ton emisi karbon. Padahal biaya pembuatannya hanya berkisar 16% dari pembuatan kereta bawah tanah.
Rencananya, TEB akan diimplementasikan di jalur–jalur sibuk di China. Konsep bus raksasa ini diharapkan dapat segera digunakan untuk memecahkan masalah macet yang sudah lama ada dalam kehidupan sehari–hari masyarakat umum.

Pengembang TEB menyatakan bahwa mereka hanya membutuhkan waktu satu tahun untuk menggarap proyek bus masa depan ini. TEB mampu mengatasi permasalahan macet dengan lebih murah dan efisien, baik dari segi waktu dan biaya pembuatan daripada pembangunan sistem transportasi bawah tanah. Negara–negara lain pun juga mulai tertarik dengan rancangan jenius ini, seperti Brasil, Prancis, India, dan bahkan Indonesia.

Sampaikanlah walaupun SATU AYAT! Anda bisa mengirimkan informasi bermanfaat kepada para pembaca kami melalui email atau Whatsapp ke 081355077575

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 4 =