Belajar Pecahan: Bentuk-Bentuk Pecahan Kelas 4 SD

Berbagai Bentuk Pecahan

Bentuk-bentuk pecahan ada 4, antara lain:

Pecahan biasa

Pecahan biasa rumusnya ialah pembilang / penyebut

Contoh: 1/2, 2/3, 3/4.

Pecahan biasa dibagi menjadi 2 bagian:

  1. Pecahan murni.

Pecahan murni adalah pecahan yang pembilangnya lebih kecil dari pada penyebutnya.

Contoh pecahan murni ialah: 1/2, 2/3, 3/4.

  1. Pecahan tidak murni

Pecahan tidak murni adalah pecahan yang pembilangnya lebih besar dari pada penyebutnya.

Contoh pecahan tidak murni: 3/2, 4/3, 5/4.

Pecahan Campuran

Pecahan campuran terdiri atas bilangan bulat dan pecahan.

Jika sebuah pecahan pembilangnya lebih besar, maka pecahan tersebut dapat diubah menjadi pecahan campuran.

Contoh pecahan campuran:

16/5 = 16:5 = 3 sisa 1 sehingga 16/5 dapat ditulis menjadi 3 1/5

3 1/5 merupakan pecahan campuran.

Pecahan Desimal

Pecahan desimal adalah pecahan persepuluhan, perseratusan, perseribuan, dan seterusnya yang ditulis dengan tanda koma.

Contoh pecahan desimal dari 4/10 ialah 0,4.

Pecahan Bentuk Persen

Persen merupakan bentuk lain dari pecahan yang berpenyebut 100. Ditulis dengan lambang %.

Contoh: 7/100 = 7%, 25/100 = 25%.

Cara mengubah pecahan biasa menjadi pecahan desimal

Dengan cara mengubah penyebutnya menjadi 10, 100, atau 1000.

Contoh

  1. Pecahan desimal dari 1/4 = 1/4×25/25 = 25/100 = 0,25
  2. Pecahan desimal dari 3/4 – 3/4×25/25 = 75/100 = 0,75.
  3. Pecahan desimal dari 1/8 = 1/8×125/125 = 125/1000 = 0,125.
  4. Pecahan desimal dari 3/8 = 3/8×125/125 = 375/1000 = 0,375
  5. Pecahan desimal dari 16/100 = 0,16.

Dengan menggunakan pembagian bersusun panjang

Contoh: Berapa pecahan desimal dari 9/4 = 2,25

Pembagian bersusun panjang

Penjelasan:

  • 9 dibagi 4 = 2, maka ditulis 2 di atas.
  • Kalikan 2 dengan 4, tulis hasilnya di bawah = 8
  • Kurangkan 9 dengan 8 tulis hasilnya di bawah.
  • 1 tidak dapat dibagi 4, maka tambahkan koma di atas, di belakang angka 2.
  • Tambahkan angka 0 di belakang angka 1
  • Hasil bagi 10: 4 ialah 2, ditulis di atas, di sebelah kanan koma.
  • Kalikan 2 dengan 4, tulis hasilnya di bawah 10.
  • Kurangkan 10 dengan 8, tulis hasilnya di bawah.
  • Karena 2 tidak dapat dibagi 4, maka tambahkan 0 di belakang angka 2, lalu bagi dengan 4 kemudian tulis hasilnya di atas.
  • Kalikan 5 dengan 4, dan tulis hasilnya di bawah 20, lslu kurangkan, maka hasilnya – 0.

Jadi dengan menggunakan pembagian bersusun, maka pecahan biasa 9/4 dapat diubah menjadi pecahan desimal 2,25.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More