by

Beginilah Saat Tuhan Jatuh Cinta Pada Manusia

Beginilah Saat Tuhan Jatuh Cinta Pada Manusia

Saat Tuhan Jatuh Cinta Pada Manusia
Saat Tuhan Jatuh Cinta Pada Manusia (Ilustrasi/Pixabay)

Bersama Tuhan Yang Pengasih dan Penyayang, keselamatan, rahmat dan keberkahan senantiasa atas kita semua.
Manusia merupakan makhluk materi, sangat pandai dalam urusan perhitungan berbagai benda berwujud, dan di sisi lain mungkin saja akan mengalami kesulitan untuk membuat logika mereka mempercayai berbagai hal yang dianggap di luar nalar, misalnya saja tentang percaya akan adanya Tuhan, yakni Zat pengendali alam semesta yang memang bukanlah kapasitas manusia yang lemah untuk mampu memahami keberwujudanNya secara langsung.

Namun pastinya sebagai manusia yang beragama, yang senantiasa berusaha membersihkan hati dari segala potensi dosa, tentulah manusia ini akan digiring oleh nurani mereka untuk membuka mata dan selanjutnya menggunakan logika mereka memikirkan berbagai tanda yang telah alam berikan dan yang tidak dapat kita pungkiri bahwa segala sesuatu pasti ada penciptanya dan ada tujuan masing-masing untuk diciptakan. Tidaklah mungkin jagad raya sebesar ini mampu tertib mengurus pergantianya dengan begitu sempurna tanpa ada Zat Maha Hebat yang senantiasa mengaturnya, bukan?

Baiklah, sekarang setelah semua sepakat bahwa memang ada Zat yang dengan begitu hebat senantiasa setiap detiknya mengawasi segala tingkah laku kita semua tanpa terkecuali setelah menciptakan bumi dan seluruh penghuninya ini, maka akan ada baiknya bila pada kesempatan kali ini kita lanjutkan dengan pembahasan tentang berbagai cara Sang Pencipta saat menunjukkan cintaNya pada manusia, mari kita mulai daftarnya:

  • Kepercayaan

Sang Pencipta telah mengetahui seluruh jalan cerita bahkan sebelum semuanya dimulai. Dia Maha Mengetahui jika penciptaan manusia akan menimbulkan berbagai pertumpahan darah dan kerusakan di muka bumi, ada banyak ciptaanNya yang lain yang lebih mampu bersedia senantiasa patuh padaNya misalnya para makhluk cahaya bernama malaikat yang tidak pernah mendurhakaiNya sepanjang waktu.

Namun Dia memberikan kepercayaanNya pada manusia untuk menjadi penghuni dan mengelola bumi dengan segala fitrah manusia. Ada banyak sekali manusia yang merusak tatanan kehidupan sejak bumi baru mulai ditinggali sampai kini bumi telah mendekati masa tutup usia, mereka senantiasa membuatNya murka dengan berbuat durhaka, namun disamping semua kebejatan tanpa batas milik para manusia ini, ternyata ada pula golongan manusia biasa juga seperti yang lain, namun mereka memiliki hati yang bersih, pikiran yang jernih dan kemauan yang tak padam untuk senantiasa berada dekat dan mengabdi padaNya. Merekalah para manusia biasa yang diutusNya untuk memikul beban lebih berat demi mengingatkan seluruh manusia untuk mengenalNya. Ini sebabnya Dia amat mencintai orang-orang pilihan ini, ini sebabnya bangsa kita manusia diberi kepercayaan untuk meninggali bumi, yakni untuk memuji namaNya di seluruh penjuru bumi. Dan disinilah kita sekarang para manusia akhir zaman yang mencoba mengais pelan-pelan dengan segala kemampuan kita yang ringkih untuk setia mempelajari ajaran mulia mereka, ajaran yang dengannya kita para manusia mampu berdekatan dengan Pencipta Yang Maha Agung. Maka sudah sepantasnya kita yang manusia biasa ini sama-sama bersatu mengusahakan untuk menjaga kepercayaan yang diberikan pada kita agar tidak jadi ciptaan yang mengecewakan bukan? Mari senantiasa berusaha meskipun dalam segala keterbatasan kita karena Dia pasti akan menghargai setiap hal-hal kecil dari keseluruhan jerih payah kita semua.

  • Penghormatan

Dia yang terhebat, tiada tandingan bagiNya, Dia mengetahui segala yang terbaik dari semua yang terbaik. Dia mencintai seluruh ciptaanNya dan menginginkan yang terbaik untuk semua ciptaanNya tanpa terkecuali. Namun Dia senantiasa menghormati setiap manusia untuk menentukan dan memilih sendiri jalan hidup mereka masing-masing. Kita mempunyai kebebasan tak terbatas untuk menentukan mau jadi apa kita pada akhirnya, menjadi ciptaan yang membangkang ataupun ciptaan yang mematuhi segala aturan, tetapi untuk soal konsekuensi tentulah menjadi tanggungan masing-masing individu. Dan yang terpenting jangan pernah terpikir oleh kita jika apa yang kita lakukan ini tidaklah penting untuk keberlangsungan nasib kita di kemudian hari, apa yang kita perbuat senantiasa berhubungan satu sama lain, membawa sebab akibat, bahkan terkadang dunia fana inipun tidak segan-segan langsung menunjukkan karmanya. Jadi sebaiknya kita para manusia harus berhati-hati dengan segala pertanggungjawaban kita nanti.

  • Kepedulian

Dia menghormati setiap keputusan yang dipilih para ciptaanNya namun Dia sesungguhnya sama sekali tidak pernah berlepas tangan terhadap sekalian ciptaanNya, Dia senantiasa peduli, dan inilah buktinya, Dia juga senantiasa Maha Adil dengan segala cinta tercurah untuk setiap ciptaanNya, Dia harus berkali-kali mengirim utusan demi memperdulikan kehidupan manusia, memberi manusia pengetahuan yang diperlukan dalam kehidupan, memberi manusia peringatan sebagai bukti kepedulianNya, memberi manusia kesempatan untuk sedikit demi sedikit memahami tentang segala hal yang akan mereka dapat dari buah perbuatan mereka selama menjalani kehidupan hari demi hari di bumi. Dengan kepedulian dariNya kita manusia lantas bisa mengecap manisnya berbagai pengetahuan yang kita perlukan sebagai bekal meniti perjalanan hidup kita. Manusia seharusnya banyak sekali mengucap syukur bisa terbebas dari segala derita penelantaran.

  • Kasih Sayang

Kasih sayang merupakan semua pokok dari hubungan Pencipta dengan manusia, mungkin ada beberapa pernyataan yang berisi pengandaian bagaimana jika tidak pernah tercipta balasan bagi setiap perbuatan layaknya penciptaan surga dan neraka, beberapa kalangan merasa bahwa hal ini akan berdampak baik bagi manusia sekalian, jadi mereka benar-benar bisa menerima bahwa Pencipta itu memang Maha Menyayangi ciptaanNya dengan utamanya menghapuskan segala penghukuman sebagai pembalasan. Tentu saja ini akan menjadi aneh jika semua orang bisa sukses dan bahagia tanpa mengusahakan apapun dan melakukan pengorbanan demi hal berharga tersebut bukan? Dia Maha Adil, tentu saja tidak akan jadi adil lagi jika mereka yang patuh dan yang durhaka berbuat kerusakan disamaratakan, mereka yang sesat tidak akan mampu belajar dari salah mereka sedangkan mereka yang taat betapa kasian jika segala jerih payahnya yang diusahakan ternyata tidak berarti apa-apa. Justru karena Dia menyayangi seluruh ciptaanNya, maka semua bentuk pembalasan itu dijalankan. Semoga kita senantiasa ingat untuk menjaga diri dari perbuatan yang membawa keburukan bagi hidup kita.

Okay, pada kesempatan kali ini cukuplah beberapa daftar di atas yang kita bahas tentang beberapa cara Pencipta mencintai manusia sekalian dengan segala keterbatasan yang senantiasa melekati mereka. Namun sebaiknya kita jangan pernah berhenti berusaha untuk tetap berusaha dekat denganNya, karena sekalipun kita bukan malaikat cintaNya senantiasa tak terbatas untuk sekedar menjangkau kita manusia biasa jika kita senantiasa meletakkan Dia selalu pada nomor satu dalam daftar kehidupan kita. Semoga kita menjadi manusia yang dikuatkan dalam iman dan pengetahuan sehingga dapat bermanfaat dan justru mencegah kerusakan, sekian dulu sampai jumpa untuk selanjutnya, dan semoga keselamatan, rahmat dan keberkahan senantiasa atas kita semua.

Informasi ini masuk dalam bahasan:

- beginilah ketika tuhan jatuh cinta - jatuh cinta kepada sesuatu yang tidak berwujud - ketika tuhan jatuh cinta maksud - maksud Tuhan Jatuh Cinta Kepada Kita

Tentang Penulis: Fenny Damayanti

Kontributor Media Monitoring Club
Sampaikanlah walaupun SATU AYAT! Anda bisa mengirimkan informasi bermanfaat kepada para pembaca kami melalui email atau Whatsapp ke 081355077575

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − eight =