by

Bahaya Buang Air Kecil di Kolam Renang

Biasanya setelah berenang, mata akan terlihat memerah dan kulit terasa gatal. Banyak orang meyakini hal ini dikarenakan kandungan zat klorin yang ada pada air kolam. Zat klorin ini digunakan oleh para pembersih kolam renang untuk membersihkan air kolam agar terlihat lebih jernih.

Namun, studi terbaru yang dilakukan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyatakan bahwa bukan hanya zat klorin yang menjadikan mata kita memerah, melainkan senyawa yang terbentuk dari campuran zat dalam air seni dan klorin yang menyebabkannya. Campuran ini menciptakan bahan kimia beracun yang disebut Cyanogen chloride. Bahkan Cyanogen chloride ini telah diklasifikasikan sebagai senjata kimia.

Bahaya Buang Air Kecil di Kolam Renang
Bahaya Buang Air Kecil di Kolam Renang (Ilustrasi/pixabay)

Sebuah studi dari China Agricultural University dan Purdue University menyebutkan bahwa kebiasaan buang air kecil dalam kolam dapat menyebabkan masalah pernafasan. Para peneliti membuat sebuah penelitian dengan mengamati dua kolam yang berbeda, kolam pertama tidak mengandung urine dan kolam kedua mengandung urine.

Menurut seorang peneliti di kolam pertama tidak ditemukan senyawa baru. Sedangkan, di kolam kedua ada senyawa baru yang merupakan hasil campuran dari urine dan klorin.

Selain pengamatan di atas, para peneliti juga menganalisis reaksi kimia yang terjadi antara klorin dengan asam urea dalam urine manusia. Pengamatan tersebut menghasilkan sebuah pernyataan bahwa semakin banyak asam urea terkandung dalam air kolam, maka semakin banyak pula senyawa beracun yang terbentuk.

Klorin merupakan zat yang sangat reaktif. Inilah mengapa klorin dapat menyingkirkan bakteri–bakteri dalam kolam. Sifat reaktif ini membuat klorin mudah bereaksi dengan apapun termasuk zat organik yang dibawa manusia ke dalam air kolam.

Keringat, kotoran, urin, dan pelembab matahari dapat bereaksi dengan klorin. Salah satu senyawa yang terbentuk karenanya ialah Trikloramin. Trikloramin ini menyebabkan bau unik di kolam renang dan mata merah. Selain itu, trikloramin dapat mengiritasi kulit, mengiritasi sistem pernafasan, menghambat kerja paru–paru pada manusia dewasa, menyebabkan hidung berair, dan batuk serta suara serak.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *