by

6 Cara Merawat Komputer

Komputer merupakan salah satu alat paling penting yang harus kita punyai di zaman sekarang. Komputer bisa digunakan untuk mengerjakan pekerjaan apapun, antara lain menulis, menghitung, mengolah data, dan menyimpan data.. Karena perannya yang begitu penting, kita perlu merawat komputer kita agar tetap awet dan bekerja secara optimal. Bagaimana caranya? Simak tips berikut ini:

  1. Membersihkan Sampah Komputer

Langkah pertama yang harus kita lakukan ialah membersihkan sampah komputer. Sampah ini muncul dari beberapa sumber, yang pertama ialah dari file yang dihapus di recycle bin. Ketika kita menghapus file dari recycle bin, sebenarnya masih terdapat sampah pada lokasi yang sama. Hanya saja sampah file tersebut tidak terlihat. File tersebut tidak secara permanen hilang dari komputer kita.

Cara merawat komputer agar awet
Cara merawat komputer agar awet (Ilustrasi/pixabay)

Yang kedua ialah sampah dari temporary file. Temporary file merupakan file yang terbentuk ketika kita menginstal program atau ketika kita menjalankan internet. File ini bersifat sementara dan terbentuk secara otomatis.

Yang ketiga ialah sampah dari catatan-catatan (log) program yang kita jalankan. Dan yang keempat ialah sampah registry. Sampah registry berasal dari program yang telah kita uninstall namun belum terhapus data-datanya.

Jika dibiarkan terus-menerus ketiga sampah tadi bisa menumpuk dalam harddisk kita. Kita bisa membersihkannya dengan mudah menggunakan program pembersih data, misalnya CCleaner.

  1. Mendefrag Hard Disk

Mendefrag hard disk maksudnya menyusun data-data pada hard disk agar menjadi rapi. Hard disk menyimpan data secara langsung dan tidak memperhatikan letak penempatannya. Agar susunannya tidak kacau, kita perlu menyusunnya ulang dengan disk defragmenter. Caranya ialah sebagai berikut:

  1. Klik Start > All Programs > Accesories > System Tools > Disk Defragmenter
  2. Tekan dan tahan tombol CTRL lalu klik semua disk, misalnya disk C, D, dan E.
  3. Klik analyze disk. Tunggu sejenak sampai proses selesai.
  4. Klik disk yang memiliki persen fragmented. Misalnya disk C memiliki 2% fragmented
  5. Klik defragmented disk. Tunggu sejenak hingga proses selesai.

Disk defragmenter ini bisa kita atur jadwalnya agar ia bisa berjalan secara otomatis. Caranya, tinggal klik pada configure schedule lalu pilih tanggal dan waktunya.

  1. Memantau Kondisi Hard Disk

Komputer tidak boleh dalam kondisi yang terlalu panas karena dapat menyebabkan hard disk terbakar dan rusak. Lalu, jangan pergunakan laptop di atas tempat yang empuk dan tidak datar. Hal ini dapat menyebabkan kipas di dalam komputer tidak bisa bekerja sempurna. Selain itu, permukaan yang tidak rata menyebabkan komponen-komponen dalam komputer saling bertubrukan dan saling tindih sehingga mengakibatkan rusaknya komponen tersebut. Kita bisa memantau kondisi hard disk dengan aplikasi, misalnya HDD Health.

  1. Sediakan Freespace

Jangan lupa menyisakan sedikitnya 3 gb freespace di setiap disk. Selain itu, pergunakan masing-masing disk sesuai fungsinya. Biasanya disk C sebagai lokasi file-file sistem operasi yang penting bagi program-program di dalam komputer. Sedangkan disk D dan E digunakan untuk menyimpan data-data pribadi seperti dokumen, musik, video, gambar, dan sebagainya.

  1. Instal Program Anti-Virus

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Jadi, persiapkan anti-virus di komputer Anda untuk mencegahnya dari perbuatan nakal para virus. Kemunculan virus di  komputer bisa terlihat dari hal-hal berikut ini:

  • Kecepatan komputer menurun.
  • Ada file yang hilang.
  • Sering muncul pesan-pesan aneh.
  • Komputer menjalankan sesuatu tanpa perintah kita. Misalnya, komputer merestart sendiri atau tidak bisa dinyalakan.
  • Muncul file baru yang bukan buatan Anda.
  • Pengaturan dalam komputer berubah dengan sendirinya. Misalnya, wallpaper yang berubah.
  • Program anti-virus rusak.
  • Beberapa tool Windows rusak.

Virus dapat ditularkan melalui pesan email, disk eksternal (flashdisk), jaringan antar komputer, internet, software gratis yang kita unduh tidak dari website aslinya.

  1. Membersihkan Komputer

Tidak hanya bagian dalamnya yang kita bersihkan, kita juga perlu membersihkannya dari bagian luar. Debu-debu yang menempel di komputer dapat menjadikan komputer kita lembap. Padahal komputer yang lembap rentan mengalami kerusakan. Oleh karena itu, kita perlu membersihkannya seminggu sekali. Gunakan cairan pembersih khusus untuk membersihkan layar dan keyboard. Selain itu, Anda bisa gunakan tisu atau kapas untuk membersihkannya.

Kemudian, jauhkan cairan apapun dari komputer karena air yang masuk ke dalam komputer dapat mengacaukan aliran listrik di dalam komputer. Lalu, matikan komputer sesuai prosedur yang dianjurkan, yaitu dengan menekan tombol shut down atau turn off. Mematikan komputer secara tiba-tiba dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen-komponennya.

Sampaikanlah walaupun SATU AYAT! Anda bisa mengirimkan informasi bermanfaat kepada para pembaca kami melalui email atau Whatsapp ke 081355077575

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight + fourteen =