Radio Republik Indonesia (RRI) menandatangani kerjasama penyiaran dengan Radio Internasional Cina (China Radio International / CRI) pada hari ini (29/6/2010) di Auditorium Jusuf Ronodipuro Gedung RRI, Jakarta. Penandatangan itu dilakukan oleh Direktur Utama RRI, Parni Hadi dengan Direktur Utama CRI, Wang Gengnian. Acara penandatanganan kerjasama tersebut turut dihadiri Dewan Pengawas RRI, Direksi RRI dan CRI, serta pewakilan Komisi Penyiaran Indonesia,
oleh: Susi-Cikampek Pada hari Selasa, 20 April 2010 yang lalu dan bertempat di Grand Ballroom Hotel Sultan Jakarta, saya mewakili 'Kepala Suku' Media Monitoring Club, Summase A Sanjaya untuk menghadiri undangan Radio Elshinta Jakarta yang meresmikan kerjasama dengan CRI. Dan sekaligus mengadakan Seminar tentang Peluang Produk Indonesia di Kawasan Tiongkok-ASEAN (CAFTA),yang diselenggarakan untuk menepis ìsu yang berkembang tentang dampak perdagangan
Tahun ini adalah genap 60 tahun berdirinya Repulik Rakyat Tiongkok. Selama 60 tahun ini, pemerintah dan rakyat Tiongkok memusatkan tenaganya untuk membangun negara, agar kekuatan terpadu nasional semakin kuat, kehidupan rakyat semakin makmur, dan pembangunan di bidang-bidang industri, pertanian, iptek mencapai keberhasilan yang lebih besar. Mulai dari tanggal 1 Juni tahun 2009, China Radio International ( CRI ) akan meluncurkan