Artikel Media Montoring Club
Blog Media Monitoring club
Header image
ANDA SEDANG MENDENGARKAN DELTA FM JAKARTA

"Media Monitoring Club, Klub pendengar radio, pemirsa TV, pembaca media cetak, dan netter"

Kiat Jitu Menjadi Lomba Juara Penulisan

Posted by Webmaster MMC in Bahasa Indonesia | Media
Jumlah Pembaca artikel ini: 63

Inilah beberapa kiat jitu menjadi juara lomba penulisan:

  1. Mematuhi semua persyaratan teknis dan administratif yang ditetapkan oleh panitia. Tentu sangat konyol bila Anda mengirim naskah 11 halaman, padahal panitia menetapkan naskah maksimal 10 halaman. Naskah Anda gugur hanya gara-gara kelebihan halaman. Padahal bisa saja naskah Anda sangat bagus dan berpotensi menjadi juara pertama!
  2. Memahami poin-poin penilaian.
    Secara Umum poin-poin penilaian seperti berikut.
    A. Poin Penilaian yang Bersifat Umum (maksudnya yang berlaku untuk lomba penulisan apapun)
    * Kualitas naskah (dari segi kaidah-kaidah penulisan yang berlaku secara umum).
    * Keunikan atau orisinalitas ide tulisan.
    * Kreativitas (biasanya menyangkut gaya penulisan).
    * Kesesuaian naskah dengan tema lomba.
    * Kesesuaian naskah dengan tujuan yang hendak dicapai oleh panitia lomba tersebut. Misalnya, tujuan panitia adalah untuk kampanye pelestarian hutan.B. Poin Penilaian yang Bersifat KhususUntuk naskah fiksi (cerpen atau novel), poin penilaiannya biasanya mencakup karakter tokoh, setting cerita, alur cerita, konflik cerita, ending, dan sebagainya.
    Untuk naskah nonfiksi (esai, resensi, opini, karangan ilmiah, dan sebagainya), poin penilaian biasanya mencakup kekuatan analisis data, sistematika tulisan, dan sebagainya.
    (Berita baiknya, ada panitia lomba yang sejak awal sudah menginformasikan poin-poin penilaian ini, tapi ada juga yang tidak).

    Setiap naskah akan diberi nilai secara kuantitatif berdasarkan poin-poin penilaian tersebut.
    Misalkan untuk sebuah lomba penulisan cerpen, panitia menetapkan poin-poin penilaian sebagai berikut:
    A. Kualitas naskah
    B. Orisinalitas ide tulisan
    C. Gaya bahasa
    D. Karakter tokoh
    E. Setting cerita
    F. Alur cerita
    G. Konflik cerita
    H. Ending cerita

    Berikut adalah CONTOH penilaian dari seorang juri untuk sebuah naskah:
    A. Kualitas naskah = 75
    B. Orisinalitas ide tulisan = 60
    C. Gaya bahasa = 95
    D. Karakter tokoh = 40
    E. Setting cerita = 80
    F. Alur cerita = 85
    G. Konflik cerita = 80
    H. Ending cerita = 35

    Maka total nilai untuk naskah ini adalah 550.Tapi perlu diingat, ini baru total nilai dari SATU ORANG juri. Total nilai sebenarnya adalah GRAND TOTAL dari nilai akhir dari masing-masing juri. Misalkan jumlah juri adalah 3 (tiga). Juri II memberikan total nilai 750 dan juri III memberikan total nilai 600. Maka, NILAI AKHIR dari naskah ini adalah 1.900.

  3. Setiap kali mengikuti lomba penulisan, sangat penting bagi Anda untuk mempelajari SIAPA penyelenggaranya. Ini penting, sebab setiap panitia lomba adalah manusia biasa yang punya misi/visi, ideologi, karakter yang khas. Dengan demikian, Anda diharapkan lebih mudah untuk membuat tulisan yang sesuai dengan ideologi, misi/visi dan karakter mereka. Ini akan memperbesar peluang Anda untuk memenangkan lomba.

sumber

Keyword:

Related posts:

  1. Lomba Menulis Cerpen Remaja (LMCR) 2009
  2. Lomba Esai berjudul ‘K-pop dalam Kehidupanku’
  3. Lomba Esai Bagi Mahasiswa: Jepang di Mata Orang Indonesia.
  4. Lomba Merancang Logo dan Kartu Anggota Media Monitoring Club
  5. Joko Susilo: Kontes SEO Stop Dreaming Start Action

Dapatkan info terbaru dari Media Monitoring Club.
Masukkan email anda:


Dikirim oleh FeedBurner

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 You can leave a response, or trackback.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>