NHK WORLD RADIO JAPAN Program Monitors for the Chinese/ Hindi / Swahili language April 2010

Monitor should:

(1) live outside Japan and be able to receive NHK WORLD RADIO JAPAN programs in Chinese/ Hindi / Swahili on radio or Internet;
(2) be aged 18 or older;
(3) be able to communicate in e-mails in English;
(4) be able to write monitor reports in Chinese/ Hindi / Swahili; and
(5) have a bank account which can receive money transfer made in Yen, U.S. Dollars, Euros, or Pounds Sterling.

Please note that:

* at present, NHK WORLD RADIO JAPAN is not seeking monitors in the following languages: Arabic, Bengali, Burmese, English, French, Japanese, Indonesian, Korean, Persian, Portuguese, Russian, Spanish, Thai, Urdu, and Vietnamese.
* only one person per one household is eligible to apply for only one category of NHK WORLD monitors. (There are NHK WORLD TV Program Monitors and NHK WORLD RADIO JAPAN Program Monitors, as well as NHK WORLD Technical Monitors for which currently there is no public invitation for application. Therefore, if you are applying for NHK WORLD RADIO JAPAN Program Monitor, you are asked to refrain from applying for NHK WORLD TV Program Monitor. Additionally, other family members of yours, whether your wife or sibling etc., is asked to refrain from applying for any of the NHK WORLD monitors.)

2. What are Monitors requested to do?

In principle, Monitors are requested to listen to two (2) NHK WORLD RADIO JAPAN programs designated by NHK per month in the specific languages, write a report in the Form on their comments and opinions of such programs (300~400 words when converted to English) in the language used in the programs, and send it by e-mail.

3. Monitoring Period

For six(6) months from April 1, 2010 (Thursday) till September 30, 2010 (Thursday)

4. Remuneration

Monitors will be paid the remuneration of 2,500 Japanese Yen per each Monitoring Form submitted.

5. Application Method

Please read the Outline of the Work of NHK WORLD RADIO JAPAN Program Monitors carefully. Then please fill in the mail form shown below for making an application. When doing so, you are requested to listen to one of the designated programs and write your comments and opinions on that program in the Form. Read more…

China Radio International: Nama-Nama Pemenang Sayembara Pengetahuan Global HUT ke-60 RRT

Nama-Nama Pemenang Sayembara Pengetahuan Global HUT ke-60 RRT, yang berlangsung dari 1 Juni-1 September 2009 yang lalu.
Hadiah Istimewa:
10 hadiah istimewa akan diundang ke Tiongkok:
TIDAK ADA PEMENANG DARI INDONESIA.

Hadiah Pertama:
Lukisan sutra khas Tiongkok:
3 Pemenang dari Indonesia:
1.  Toni Chandra.
2. Rudy Hartono (Chairman of BLC- Honorary member of Media Monitoring Club).
3. Indah Wahyuni.

Hadiah ke 2.:
Selendang sutra lukisan khas Tiongkok atau
kain lukisan khas Tiongkok:
6 Pemenang dari Indonesia.
1. Mohammed Hyasr Bellery.
2. M.Sumantri (member of Media Monitoring Club).
3. Asep Saepul Anwar.
4. Min Lin (member of Media Monitoring Club).
5. Eddy Setiawan.
6. Tri Adiyono.

Hadiah ke 3:
Kaos Sport.
TIDAK ADA PEMENANG DARI INDONESIA.

(Sumber: CRI, Kontributor: M. Sumantri)

KBS World Radio: Adieu 2009

Pada saat menutup tahun 2009 dan menyambut tahun 2010 semua kru seksi siaran bahasa Indonesia KBS World Radio ingin bersama dengan para pendengar yang di mana saja berada lewat acara Adieu 2009. Kalau mengenang kembali tahun 2009, siaran bahasa Indonesia KBS World Radio dapat bermakna berkat dukungan dan partisipasi pendengar yang tidak mau berhenti sepanjang tahun. Banyak jumlah pendengar suka mengirimkan e-mail dan menulis pesan dan saran pada papan pesan yang tersedia di homepage KBS World Radio. Di samping itu para pendengar rajin mengikuti acara-acara istimewa yang di sediakan. Jika sekitar lebih dari seratus orang peminat mengirimkan rekaman lagunya untuk acara Lomba Menyanyi Lagu Korea 2009, KBS World Radio merasa sangat kaget selain merasa senang. Perhatian dan partisipasi pendengar seperti itu mendorong KBS World Radio untuk membuat acara yang lebih bermutu dan bermanfaat. Rasa terima kasih dari seluruh kru siaran bahasa Indonesia yang diketuai oleh Ibu Won Ja-young disampaikan kepada para pendengar di mana saja berada dalam acara khusus penutup tahun 2009, yaitu Adieu 2009 ini. Acara yang istimewa ini akan diisi dengan ungkapan salam selamat tahun baru dan nyanyian kami serta ucapan salam selamat tahun baru dari beberapa tokoh termasuk Bapak Dubes KBRI di Korea. Selamat menikmati !

Radio Slovakia International: Competition 8th Round

Water – it’s the theme of our competition here at Radio Slovakia International. Every month, you will learn something about the water in Slovakia. In every round there is a question to be answered. If you have a taste to join the game, just write down the correct answer. Read more…

Radio Heritage Foundation: Fiji Military Shuts Down Foreign FM Relays

The current media crisis in Fiji deepened earlier today [April 15] when Radio Fiji technicians accompanied by armed soldiers shut down the two local FM relay transmitters of Radio Australia.

The local relays [Nadi on the western side of Viti Levu island and Suva on the eastern side] both broadcast on 92.6 FM and carried 24/7 broadcasts from Radio Australia in Melbourne. Read more…

Voice of Vietnam: Hari Raya Tet di kota Hanoi dulu dan sekarang

Hari Raya Tahun Baru Imlek Tradisional (atau disebut Hari Raya Tet) mempunyai nilai spiritual sangat besar dalam kehidupan spiritualitas setiap orang, setiap keluarga dan seluruh komunitas. Di Hanoi pada Hari-hari Raya Tet, nampaknya semua pekerjaan hanya berlangsung dalam keluarga dengan adat istiadat yang sudah ada sejak ribuan tahun ini, menyerap partisipasi semua orang dengan antusias menyambutnya. Kota Hanoi sekarang ini telah mengalami perubahan. Pada tahun-tahun awal abad ke21 ini ada sedikit keluarga di kota Hanoi yang merebus kue Chung tradisional pada Hari Raya Tet, tetapi pastilah di semua keluarga ada bunga-bunga Hari Raya Tet, di semua keluarga mempersiapkan sajian untuk saat alih tahun dan kue Chung tradisional guna tetap ada seperti yang sudah terjadi sejak ribuan tahun ini. Berikut ini adalah sebuah reportase yang berjudul: Hari Raya Tet di kota Hanoi dulu dan sekarang. Read more…