"Media Monitoring Club mengucapkan Selamat Menjalankan ibadah puasa bagi kaum Muslim dan selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1431 H"

Anda Sedang Mendengarkan Elshinta

TOPIK LAINNYA: Traveling  |  BISNIS  |  Pasang Iklan  | 

Archive for 'Media'

Susi-Cikampekoleh: Susi-Cikampek

Pada hari Selasa, 20 April 2010 yang lalu dan bertempat di Grand Ballroom Hotel Sultan Jakarta, saya mewakili ‘Kepala Suku’ Media Monitoring Club, Summase A Sanjaya untuk menghadiri undangan Radio Elshinta Jakarta yang meresmikan kerjasama dengan CRI. Dan sekaligus mengadakan Seminar tentang Peluang Produk Indonesia di Kawasan Tiongkok-ASEAN (CAFTA),yang diselenggarakan untuk menepis ìsu yang berkembang tentang dampak perdagangan bebas terhadap pasar domestik karena diberlakukannya ASEAN Free Trade Agreement-China (CAFTA), 1 Januari 2010.

Suasana Registrasi Dialog CRI-Elshinta Dialog CRI-Elshinta

Hadir pada peresmian dan seminar tersebut Duta Besar Tiongkok, Yang Mulia Ibu Zhang Qiyue. Dan dari Indonesia, Bapak Gusmardi Gustami, Dirjen KPI Kemendag, Bapak Adi Putera Taher, Ketua Umum Kadin dan Bapak Mochtar, Kepala Balitbang Departemen Perdagangan. Dan sebagai moderatornya adalah Bapak Ahmad Zaini. Selain itu, hadir juga pada acara tersebut, para undangan yang terdiri dari para pengusaha, Club Pendengar Radio Luar Negeri dan juga dari media cetak maupun media elektronik, yang beberapa diantaranya mengajukan pertanyaan seputar materi yang dibahas tersebut. Karena pada dasarnya ada beberapa produk Indonesia yang memang mengalami kerugian dengan diberlakukannya hal tersebut di atas,antara lain produk alas kaki dan elektronika. Tapi ada juga pernyataan atau lebih tepat disebut sebagai permintaan dari salah satu pengusaha Indonesia, yang menyegarkan suasana dan disambut tepuk tangan meriah. Si Bapak tersebut mengatakan,…”kan Tiongkok/China sudah kaya dan makmur,kenapa ngga membeli saja produk-produk dari Indonesia dan mengurangi produksi dalam negeri mereka?! Hé.hé.hé. Setuju….!!”.

Foto Bersama Dalam Dialog CRI-Elshinta

Acara hari itu ditutup dengan acara makan siang. Dan sambil makan siang, kami dari Club Pendengar Radio Luar Negeri sempat saling bercengkerama menjalin persahabatan yang semoga semakin erat dan indah. Amin.

Tags: , , , ,

“A year ago people were worried that losing our FM radio frequency would be a big problem. But we’re working around it,” says Kenan Aliyev, the director of RFE/RL’s Azerbaijani service Radio Azadliq. He waves a copy of “F?rqli dü?ünc?”, a newspaper that’s being distributed weekly in Azerbaijan’s capital Baku and around the country. “Who says the newspaper is dead? It’s not!”

In January 2009, The Azeri government banned all international broadcasters, including RFE/RL, VOA, and BBC, from the national airwaves. This posed a challenge to Kenan and his colleagues: “Our listeners were used to listen to us on FM radio. When the frequency was shut down, many of them lost touch with our station,” he says. “So we had the idea to get our content published in a locally produced newspaper.”

F?rqli dü?ünc?, which translates as “think differently” (Radio Azadliq’s main slogan), is a joint project between Radio Azadliq, the local branch of the international NGO IREX, and a local publishing house. Since December last year, 10,000 copies of the paper are being distributed weekly in Baku and regionally.

“Our main goal is › Continue reading…

Tags:

The Best Weblog The BOBs 2009

Blogombal menjadi blog terbaik dalam kompetisi The BOBs yang digelar Deutsche Welle, Jerman. Blog ini meraih penghargaan dalam kategori Blog Bahasa Indonesia terbaik.

Blogombal terpilih oleh dewan juri sebagai yang terbaik dalam kategori Blog dengan Bahasa Indonesia. Blog ini dikelola oleh Antyo Rentjoko, atau yang lebih akrab dikenal dengan panggilan Paman Tyo.

Blogombal disebut menampilkan konten yang beragam, seperti masalah sosial, budaya, sejarah atau politik. Selain itu, Blogombal dinilai memenuhi beberapa kriteria penilaian, seperti penggunaan bahasa yang baik, pemilihan topik, kualitas penulisan serta konsistensi dalam penulisan.

“Blog ini memiliki bahasa yang enak, › Continue reading…

Tags:

Inilah beberapa kiat jitu menjadi juara lomba penulisan:

  1. Mematuhi semua persyaratan teknis dan administratif yang ditetapkan oleh panitia. Tentu sangat konyol bila Anda mengirim naskah 11 halaman, padahal panitia menetapkan naskah maksimal 10 halaman. Naskah Anda gugur hanya gara-gara kelebihan halaman. Padahal bisa saja naskah Anda sangat bagus dan berpotensi menjadi juara pertama!
  2. Memahami poin-poin penilaian.
    Secara Umum poin-poin penilaian seperti berikut.
    A. Poin Penilaian yang Bersifat Umum (maksudnya yang berlaku untuk lomba penulisan apapun)
    * Kualitas naskah (dari segi kaidah-kaidah penulisan yang berlaku secara umum).
    * Keunikan atau orisinalitas ide tulisan.
    * Kreativitas (biasanya menyangkut gaya penulisan).
    * Kesesuaian naskah dengan tema lomba.
    * Kesesuaian naskah dengan tujuan yang hendak dicapai oleh panitia lomba tersebut. Misalnya, tujuan panitia adalah untuk kampanye pelestarian hutan.B. Poin Penilaian yang Bersifat KhususUntuk naskah fiksi (cerpen atau novel), poin penilaiannya biasanya mencakup karakter tokoh, setting cerita, alur cerita, konflik cerita, ending, dan sebagainya.
    Untuk naskah nonfiksi (esai, resensi, opini, karangan ilmiah, dan sebagainya), poin penilaian biasanya mencakup kekuatan analisis data, sistematika tulisan, dan sebagainya.
    (Berita baiknya, ada panitia lomba yang sejak awal sudah menginformasikan poin-poin penilaian ini, tapi ada juga yang tidak).

    Setiap naskah akan diberi nilai secara kuantitatif berdasarkan poin-poin penilaian tersebut.
    Misalkan untuk sebuah lomba penulisan cerpen, panitia menetapkan poin-poin penilaian sebagai berikut:
    A. Kualitas naskah
    B. Orisinalitas ide tulisan
    C. Gaya bahasa
    D. Karakter tokoh
    E. Setting cerita
    F. Alur cerita
    G. Konflik cerita
    H. Ending cerita

    Berikut adalah CONTOH penilaian dari seorang juri untuk sebuah naskah: › Continue reading…

Tags: , ,

Oleh: C.R. Nurdin

Kalau Anda disodori pilihan pemerintahan tanpa surat kabar atau surat kabar tanpa pemerintahan? Presiden Amerika Serikat, Thomas Jefferson, yakin akan memilih yang kedua, lebih baik memilih surat kabar tanpa pemerintahan daripada memilih pemerintahan tanpa surat kabar.

Presiden Amerika Serikat ketiga itu, memang, dikenal sebagai pejuang kemerdekaan dan membenci tirani, membenci penjajahan pikiran manusia. Jefferson dikenal mempunyai kepercayan yang tinggi pada pers, sehingga dia lebih baik memilih surat kabar tanpa pemerintahan daripada memilih pemerintahan tanpa surat kabar. Pilihannya itu sebagai mawjud dukungan kuat terhadap eksistensi pers.

Konsistenkah Jefferson? Banyak yang tidak tahu, di tempat lain, Jefferson justru membuat pernyataan yang hampir-hampir tidak dikenal, kalau saja tidak diungkap oleh pakar komunikasi politik Steven Chaffee (1975).

Kata Jeffreson, “Seseorang yang tidak pernah membaca surat kabar, sebenarnya akan lebih bijak jika dibadingkan dengan mereka yang membaca surat kabar. Mereka tidak tahu apa-apa. Mereka lebih dekat pada kebenaran jika dibandingkan dengan seseorang yang pikirannya dipenuhi dengan kepalsuan dan kesalahan”.

Jefferson berkepribadian ganda, split personality terhadap pers? Silakan, simak saja kedua pernyataannya yang boleh disebut bertentangan itu. Bagi Jeffreson, jadinya, “persku sayang, persku ditendang” .
Bukan saja mawjud Jeffrson yang berkepribadian terbelah, tetapi mungkin saja mawjud sikap pemerintahan Amerika Serikat terhadap pers ketika itu. Mungkin saja pula, Jefferson semula menilai “persku sayang”, tetapi ketika pers selalu mengontrolnya, pers selalu mempertanyakan kebijakannya, dan kekuasaannya tidak bisa mengendalikan pers (dan itu wajar di tengah-tengah masyarakat demokratiis) maka akhirnya Jefferson berbalik jadi “persku ditendang”.

Split Personality di Negeri Ini

Bukan saja di negara sana, kepribadian terbelah atau split personality ternyata dialami pula oleh mereka yang terlibat dalam media massa cetak dan media massa elektronik (televisi) di negeri ini.

Kesaksian Dr. Effendi Gazali (pakar ilmu komunikasi UI), Garin Nugroho (budayawan), dan Victor Menayang (ketika itu, ketua Komisi Penyiaran Indonesia), ternyata › Continue reading…

Tags: , , , ,

WRTH 2010

For those of you not familiar with the WRTH, it’s ‘The World’s Most Comprehensive and Up-to-Date Guide to Broadcasting’ and Media Monitoring Club is proud of its association with this book which is now in its 64th annual edition.

For 2010, we’ve supplied the feature article ‘Samoan Radio Journey’ as well as our usual detailed country information files for some 25 separate Pacific countries including Hawaii, New Zealand, Fiji, French Polynesia, Papua New Guinea…details such as AM, FM and SW stations, operating information, addresses, websites……

You can help us today and make sure you enjoy the WRTH 2010 yourself by buying a copy for just US$23.10 [shipping may even be free]. A few clicks and the book will be on its way to you anywhere in the world for the same price.

Thanks for supporting us.

Tags: ,

Mulai Senin 18 Januari 2010, BBC Indonesia tampil lebih marak di internet dan melakukan sejumlah perubahan dalam siaran radio.

Sejak awal Desember 2009, BBCIndonesia.com sudah memiliki tampilan baru dengan berbagai liputan yang lebih menyeluruh jika dibandingkan sebelumnya.

Untuk siaran radio, mulai 18 Januari, siaran pukul 13 GMT (pukul 20.00 WIB) dari semula 30 menit menjadi warta berita dunia lima menit.

Siaran pukul 18.00 WIB selama 30 tetap dipertahankan demikian juga siaran pukul 05.00 WIB selama 60 menit.

Selain itu juga BBC Indonesia tidak lagi mengudara selama akhir pekan.

Jadi siaran hari Sabtu pagi, Sabtu malam, dan Minggu pagi tidak muncul lagi.

Sebagai gantinya, BBC Indonesia tetap menyajikan berita-berita terbaru selama 7 hari seminggu dan 365 hari setahun, baik itu berita internasional maupun Indonesia lewat internet.

Anda juga bisa mendengarkan siaran radio langsung dari internet.

Untuk siaran pukul 18.00 WIB, berikut majalah mingguan yang disiarkan › Continue reading…

Tags:

Good writing is purposeful, its says something and says it correctly
Good writing has “voice and “energy
Good writing is thoughtful and thought provoking
Good writing communicates an important message clearly to intended audience
Good writing expresses the writer self honestly and evokes a personal response in the reader

(Christopher C. Burnham)

Pernyataan di atas hanyalah merupakan sebagian dari penilaian bobot tulisan yang baik, antara lain: bermisi, menyuarakan sesuatu (kebenaran) dan memompakan semangat, mengajak pembaca berpikir dan bertindak, mengkomunikasikan pesan yang jelas di samping mengekspresikan pendapat/pemikiran penulis mengenai sesuatu hal yang akan mengundang respon/reaksi pembacanya. Bagi kita, deretan bobot tersebut harus ditambah dengan kata: laku dijual/laris (selling well). Sebab, kita menulis untuk tujuan suatu industri yaitu bermisi ‘making money’. Bahkan kalau mungkin, tulisan kita bisa dijadikan ‘money machine’ (mesin uang), mengapa tidak?. Sebab, kita menulis untuk majalah komersil.

Menulis Cepat

Menjadi penulis untuk media cetak dituntut untuk mampu menulis cepat, walau tidak seberat wartawan sebuah harian. Cepat di sini dalam arti › Continue reading…

Kontes SEO Astaga!com

Astaga.com menggelar kontes SEO untuk merebut jutaan hati kawula netter lewat hajatan SEO bertemakan: Astaga.com lifestyle on the net

Hadiah puluhan juta menanti Anda, jangan lewatkan kesempatan ini!!

Juara I : Netbook HP 5101 Mini Note Black + Uang tunai Rp. 5.000.000,-
Juara II : Blackberry Javelin + Uang tunai Rp. 3.000.000,-
Juara III : Blackberry Gemini + Uang tunai Rp. 2.000.000,-
Juara IV : HP Nexian + Uang tunai Rp. 1.500.000,- + 2 ticket waterbom
Juara V : Uang tunai Rp. 1.500.000,- + 2 ticket waterbom
Juara VI : Uang tunai Rp. 1.000.000,- + 2 ticket waterbom
Juara VII : Uang tunai Rp. 500.000,- + 2 ticket waterbom
Juara VIII : Uang tunai Rp. 500.000,- + 2 ticket waterbom
Juara IX : Uang tunai Rp. 500.000,- + 2 ticket waterbom
Juara X : Uang tunai Rp. 500.000,- + 2 ticket waterbom

Waktu perlombaan :
30 November 2009 pukul 00.00 WIB – 3 Maret 2010 pukul 00.00 WIB

Kata Kunci/ Keyword yang dilombakan :
Astaga.com lifestyle on the net

Informasi dan update Kontes SEO Astaga!com › Continue reading…

Tags:

Tidak seperti biasanya yang dimulai akhir Agustus, kali ini kompetisi The BOBs baru akan dimulai pada tanggal 7 Desember 2009. Sementara pengumuman pemenang akan dilaksankan pada tanggal 15 April 2010 dalam konferensi internet terbesar di Jerman re:publica’10 di Berlin.

Perubahan jadwal ini dilakukan dengan beberapa pertimbangan, salah satunya adalah keinginan untuk lebih meningkatkan komunikasi diantara para bloger dan untuk mendukung jaringan blogosphere di seluruh dunia.

re:publica’10, yang merupakan konferensi mengenai blog, media sosial dan komunitas digital, akan digelar untuk ke empat kalinya, 14-16 April di Berlin.

Pada tahun 2009 ini, untuk pertama kalinya, para pemenang The BOBs berkesempatan datang di Bonn untuk menerima secara langsung penghargaan dalam acara Deutsche Welle Global Media Forum. Dan untuk terus meningkatkan pertukaran info dan ide diantara para blogger sendiri dan juga dengan para profesional media, para pemenang The BOBs kali ini juga akan diundang menghadiri Global Media Forum pada bulan Juni 2010 di Bonn, Jerman.

The BOBs menanti partisipasi Anda dalam ajang kompetisi blog internasional The BOBs ke-6 ini. Apakah blog favorit Anda telah terdaftar di Blogopedia? Jika sudah, sampai tanggal 14 Februari 2010, Anda dapat mengusulkannya untuk ikut dikompetisikan. Cuma weblog, podcast dan videoblog yang diproduksi atau ditulis dalam Bahasa Arab, Bengali, Cina, Jerman, Inggris, Prancis, Indonesia, Persia, Portugis, Rusia atau Spanyol saja yang boleh ikut serta dalam The BOBs.

The BOBs kali ini hadir dengan satu kategori khusus, Special Topic Award Climate Change. Dalam kategori ini akan dipilih blog atau podcast terbaik yang mengulas masalah perubahan iklim.

SEBELUM MEMBACA LEBIH LANJUT, JANGAN LUPA BERKUNJUNG, MEMBERI KOMENTAR, MENGUSULKAN DAN VOTING TERHADAP BLOG INI DI SINI › Continue reading…

Tags:
« Previous posts Next posts » Back to top