Anak dan Dunia Animasi

Writen By: Summase Sanjaya September 21st, 2010 | 1943 Views

Animasi merupakan salah satu tontonan visual yang paling menarik. Karena itu, tak heran jika industri perfilman animasi kini berkembang makin pesat. Sampai sekarang, industri animasi dunia masih dikuasai oleh produsen film Hollywood seperti Walt Disney, Pixar, dan perusahaan lainnya yang mendapat dukungan dana dari pemodal Hollywood.

Masalahnya, sudah galib diketahui jika lobi dan pengaruh gerakan zionisme telah menyusup hingga ke dalam industri perfilman Hollywood, lantas bagaimana pergerakan mereka di dunia animasi?

Dengan melihat besarnya promosi dan pembuatan beragam alat permainan berdasarkan tokoh-tokoh animasi, jelas bahwa para produsen film animasi tidak hanya menarget anak-anak sekedar untuk menonton film, tetapi juga menarget pikiran dan imajinasi mereka hingga menjadi bagian dari gaya hidup si anak. Sedemikian besarnya potensi daya tarik animasi sampai-sampai para orang tua pun jarang menyadari pengaruh laten di balik tontonan film semacam itu. Karena itu para orang tua dan pendidik perlu lebih waspada terhadap pengaruh animasi bagi kesehatan psikologis dan kejiwaan anak-anak mereka.

Salah satu faktor yang membuat animasi berbahaya bagi kesehatan mental anak adalah kandungan kekerasan, menakut-nakuti, dan kenakalan yang biasa ditampilkan dalam sejumlah film animasi terkenal. Tentu saja, secara perlahan dan jangka panjang, kandungan semacam itu akan berpengaruh terhadap kejiwaan anak. Salah satu misalnya adalah film kartun Tom and Jerry. Film ini mempertontonkan bentuk kekerasan yang amat brutal terhadap
musuh. Karena itu, di mata para pakar pendidikan anak, film yang sudah sangat melegenda di mancanegara ini sangat tidak dianjurkan menjadi tontonan anak.

Hubungan timbal-balik kucing dan tikus selain sarat dengan kekerasan, juga mengesankan bahwa tindakan mempermainkan orang lain dengan kekerasan merupakan sesuatu hal yang lucu dan menyenangkan. Bahkan pihak yang mempermainkan itu pun dikesankan sebagai pemenang. Tentu saja, tayangan semacam itu secara tidak langsung mengajarkan pada anak bahwa kekerasan
dan mempermainkan orang lain secara brutal merupakan hal yang wajar dan menyenangkan.

Dunia animasi adalah dunia impian dan imajinasi tanpa batas. Dunia ini
memberikan ruang untuk menciptakan ide apapun dan merealisasikan segala bentuk harapan. Ironisnya, dunia imajinasi yang identik dengan anak-anak ini pun tak luput dari pemikiran dan pengaruh zionisme. Film animasi Chicken Run merupakan salah satu contoh yang berusaha menampilkan peristiwa Holocaust dan kamp kerja paksa di era Nazi secara simbolik.

Peternakan ayam yang ditampilkan dalam film tersebut mengingatkan kita pada kamp tawanan Nazi yang dikeliling pagar kawat berduri. Semenatara juruselamat dan pahlawan yang menyelamatkan kawanan ayam ternak di peternakan tersebut adalah seekor ayam jago dari Amerika Serikat. Hingga pada akhirnya sang ayam jago berhasil membebaskan ayam-ayam itu dari kurungan peternakan dan mengantarkannya pada sebuah lembah indah yang mengingatkan kita pada tanah yang dijanjikan bagi zionis Israel. Film ini merupakan contoh simbolis dari animasi yang menyebarkan pemikiran zionis.

Contoh lain adalah film 9 yang diproduksi tahun lalu. Film ini mengajarkan secara tersirat tradisi dan landasan pemikiran zionisme. Film yang disutradarai oleh Shane Acker ini secara terang-terangan mempromosikan aliran mistik yahudi bernama Kabala. Film 9 diawali dengan latar pembuatan sebuah boneka kain lantas perlahan penonton dibawa ke gambaran sebuah dunia yang sudah porak-poranda.

Dikisahkan, di akhir zaman kelak, umat manusia di Bumi musnah akibat
perang dengan kaum mesin yang diciptakan seorang ilmuwan. Dalam kondisi planet yang hancur, sang ilmuwan berusaha menyelamatkan manusia dengan memindahkan spirit kemanusiaan ke dalam boneka-boneka kecil buatannya.

Salah satu boneka yang dibuat terakhir dinamai #9 (dibaca Number Nine, Nomor Sembilan). Ia dibekali kunci untuk membangkitkan sebuah kekuatan yang dahsyat. #9 lantas berkelana di reruntuhan kota dan bertemu dengan #2 dan komunitas boneka hidup lainnya yang membawa spirit kemanusiaan yang sama. #9 pun memimpin teman-temannya menghadapi musuh terbesar mereka, yakni sebuah mesin yang bisa menciptakan mesin-mesin lain dan sangat memusuhi mereka. #9 dituntut harus bisa mengalahkan mesin jahat tersebut. Karena hanya dengan cara itu, kemanusiaan dapat dilestarikan kembali dan bumi dapat dihidupkan ulang.

Film-film bertemakan eskatologi atau hari kiamat semacam 9 memang marak diproduksi dalam beberapa tahun belakangan ini. Tim Burton, sang produser film penayangan perdana film garapannya itu menyatakan, “Memang sudah banyak film-film tentang hari kiamat, namun film ini adalah yang terbaik. Sebab para penontonnya adalah anak-anak, generasi masa depan”.

Film yang menghabiskan dana 30 juta dolar ini juga menyinggung beberapa isu yang menjadi favorit zionisme seperti peristiwa pembantaian yahudi di era Perang Dunia II dan secara tersirat mengesankan bahwa satu-satunya jalan untuk menyelamatkan dunia adalah memberikan kekuasaan yang seluas-luasnya kepada kaum zionis.

Tak syak, keyakinan dan kepercayaan agama merupakan salah satu faktor yang berpengaruh signifikan terhadap pemikiran dan perilaku manusia. landasan keyakinan semacam itu akan mengakar kuat ketika dipupuk sejak masa kecil anak-anak. Ironisnya banyak upaya sekulerisme radikal dan gerakan zionisme yang berusaha merusak doktrin keagamaan dengan beragam cara termasuk melalui media seperti film animasi. Doktrin-doktrin keagamaan seperti hari kiamat direkayasa sedemikian rupa sehingga memunculkan beragam keraguan dan pemikiran menyimpang di kalangan umat beragama.

Karena itu, mesin-mesin propaganda zionis berusaha mengikis keyakinan agama masyarakat dunia mulai sejak anak-anak. Sebab kini animasi bukan sekedar media pendidikan dan hiburan tetapi telah dimanfaatkan juga alat politik untuk merusak keyakinan keagamaan dan pola pikir masyarakat. Ironisnya lagi, upaya semacam itu telah dirintis semenjak dini mulai dari usia anak-anak. Karena itu, jika para orang tua dan pendidik kurang waspada akan hal ini, niscaya masa depan anak-anak mereka pun bakal terancam dan menjadi korban penyesatan pemikiran film-film animasi produksi zionis.

Sumber: IRIB

Bagaimana tanggapan ANDA?

Anda berkunjung ke Media Monitoring Club dengan mencari:

animasi, gambar animasi, gambar-gambar animasi, animasi kartun, animasi kartun lucu, gambar kartun lucu, animasi lucu, kartun animasi, fOTO ANIMASI, gambar kartun animasi

Komentar Anda tentang Anak dan Dunia Animasi

Tinggalkan Komentar untuk Anak dan Dunia Animasi


3 × 3 =


Anak dan Dunia Animasi

Website Media Monitoring Club ini diperkenalkan oleh Summase A. Sanjaya - Makassar - 081355077575