Abad 21, Boeing Ingin Pergi ke Mars sebelum SpaceX



Ketika datang ke hal besar berikutnya dalam ruang ekspedisi, tentunya Tata Surya yang kita semua pikirkan, hampir pasti semua mata terpaku hanya pada satu sasaran, yakni misi berawak ke planer Mars. SpaceX, yang sudah merencanakan untuk menjajah Mars dengan mendirikan koloni 1-juta orang, memiliki saingan untuk balapan hingga permukaan Mars, dan itu tidak lain dari Boeing.

Dilansir dalam situs Science World Report, Dennis Muilenburg, Presiden dan CEO Boeing, telah mengklaim pada pertemuan puncak teknologi di Chicago pada hari Selasa, bahwa perusahaannya memiliki semua apa yang diperlukan untuk bersaing dengan para pesaingnya ketika datang untuk membawa manusia ke Mars.

CEO-Boeing-Muilenburg
CEO-Boeing-Muilenburg (By Rajesh822 (Own work) [CC BY-SA 4.0], via Wikimedia Commons)

“Saya yakin, orang pertama yang akan melangkahkan kaki di Mars akan tiba di sana naik roket Boeing,” kata Muilenburg, menurut laporan Bloomberg.

Boeing tidak menciptakan pesawat ruang angkasa sendiri untuk kapal berawak ke planet Mars, tetapi mengulurkan tangan membantu Lembaga Penerbangan dan Antariksa Amerika (NASA) dalam membangun Space Launch System (SLS), roket besar yang sedang dibuat dengan tujuan mengangkut manusia ke permukaan Mars pada tahun 2030-an. CEO Boeing positif tentang fakta misi ini, akan diselesaikan sebelum salah satu saingannya, yaitu SpaceX.

Muilenburg juga menunjukkan harapan masa depan Boeing dari perjalanan komersial, untuk berbagai tujuan di Tata Surya dan pesawat hipersonik yang bisa terbang setengah jalan di seluruh bumi dalam beberapa jam. Dia menambahkan bahwa pariwisata ruang angkasa, akan mekar selama beberapa dekade ke pasar komersial yang layak

Boeing adalah perusahaan kedirgantaraan multinasional abad-tua yang mapan untuk pesawat penumpang komersial. Ini memiliki sejarah yang menonjol dari pekerjaan sebagai kontraktor bersama NASA. Mereka menciptakan tahap pertama Saturn V, pesawat ruang angkasa yang mengirimkan astronot ke Bulan.

Deklarasi Muilenburg datang dalam waktu seminggu pembukaan dari Elon Musk SpaceX ini, misi terlalu ambisius. Musk telah mengusulkan dalam International Astronautical Congress di Meksiko. SpaceX berencana membuat kapal berawak 100 orang, direncanakan untuk pergi ke planet Mars pada Interplanetary Transport System, yang menjadi roket terbesar yang pernah diterbangkan dan juga menegaskan fakta bahwa ia ingin meluncurkan proyek dalam sepuluh tahun ke depan, setelah 2024.

Masa depan pasti memegang beberapa drama menarik dari persaingan perusahaan dan politik tersembunyi di tengah-tengah manfaat yang lebih luas. Misi tersebut akan membawa untuk kemanusiaan dan ilmu pengetahuan.



Artikel Terkait dan Link Sponsor

Abad 21, Boeing Ingin Pergi ke Mars sebelum SpaceX Post in | Last updated: October 21st, 2016 - 10 views
Gravatar Image
Tim Blogger Media Monitoring Club, Founder & First Leader in Rancah Astronomy Club (RAC) - Ciamis - Jawa Barat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 + 1 =