Radio Australia telah memainkan peranan penting dalam hidup beberapa generasi pendengarnya. Mulai dari liputan berita yang berimbang dan akurat, sampai menyediakan pelajaran yang telah mengajari ribuan pendengar berbahasa Inggris, Radio Australia punya tempat yang penting dalam masyarakat di kawasan ini. Simak kisah para pendengar dan tokoh mengenai arti Radio Australia bagi mereka. Kumpulan kisah ini akan terus bertambah. Anda bisa mengunjung lagi halaman ini untuk melihat tambahan kisah baru, bisa memberi komentar atau bahkan menceritakan kisah anda sendiri mengenai peranan Radio Australia dalam hidup anda.
Berikut Ucapan dari
SUMMASE A. SANJAYA, pendengar dari Makassar
Saya mendengarkan Radio Australia sejak tahun 2001. Sebenarnya sejak SMP saya mengenal Radio Australia. Tapi baru tahun 2001 saya menjadi pendengar aktif.
Jadi melalui kesempatan ini saya ingin atas nama Media Monitoring Club ingin mengucapkan selamat ulang tahun Radio Australia yang ke 70. Semoga tetap eksis sebagai jembatan penghubung antara Australia dan Indonesia.
Ya, Radio Australia merupakan jembatan penghubung antara Australia dan Indonesia. Dan semoga dengan eksisnya Radio Australia, persahabatan antara Australia dan Indonesia tetap terjalin mesra. Harapan saya juga, semoga antara Radio Australia dan pendengar tetap menjalin komunikasi yang baik.
About the author
Sanjaya bersama rekan pendengar lainnya. (Sanjaya ke-2 dari kiri)

Anda juga bisa memasukkan cerita pengalaman anda dengan Radio Australia DI SINI
Comments Off /
Add Comment |Posted by: Summase / Category:
Bahasa Indonesia,
radio
Redaksi Media Monitoring Club sangat senang mendengar kabar tentang pembentukan Borneo Listener’s Club oleh Bapak Rudi Hartono. sebagai dukungan, kami memuat informasi tentang Borneo Listener’s Club yang kami kutip dari tulisan Bapak Rudi Hartono Ketua Borneo Listeners Club di Pemangkat KALIMANTAN BARAT di Blog Borneo Listener’s Club:
BorneO Listener’s Club disingkat bielsi, merupakan klub pendengar radio, dalam dan luar negeri yang berkedudukan di Jalan Penjajap Timur No. 3 A Pemangkat, Kalimantan Barat 79453.
Klub ini memiliki tujuan mempererat hubungan silaturahmi antar pendengar dan peyiar radio dalam satu wadah klub pendengar radio sehingga dibangun solidaritas dalam berkomunikasi, kebersamaan dalam berinovasi dan komunikatif. Selain itu juga membangkitkan kembali semangat gemar mendengar radio dan membuka klub guna membangun jembatan informasi dan memberikan bahan-bahan yang berkaitan untuk referensi kepada pendengar dalam mendengar radio.
Klub ini akan dideklarasikan namanya pada hari Read more…
Saat ini banyak radio yang memiliki website. Biasanya, website radio berisi profil perusahaan, data komersial, data penyiar dan tangga lagu atau berbagai hal lainnya. Bagi radio berita, biasanya mereka juga melengkapi websitenya dengan berita online. Apakah menulis berita online sama seperti menulis berita untuk radio? Kali ini saya ingin membagi kiat menulis berita online sederhana agar bisa langsung dipraktekkan oleh rekan-rekan yang baru mulai belajar membuat berita online.
Read more…
Sejak 52 tahun yang lalu, Pramuka (Scout) telah mengadakan Jambore On The Air (JOTA) Internasional atau Jambore di udara menggunakan peralatan ORARI. Selanjutnya, JOTA berkembang menggunakan Internet dan dikenal dengan sebutan Jambore On The Internet (JOTI).
Pada tanggal 17-18 Oktober 2009, kembali diselenggarakan JOTA dan JOTI oleh Pramuka Indonesia bekerja sama dengan ORARI. Rekan-rekan ORARI di seluruh Indonesia membantu adik-adik Pramuka untuk dapat mengudara dan berpartisipasi pada JOTA dan JOTI.
Secara tradisional, adik-adik Pramuka akan berbicara menggunakan radio SSB maupun radio FM VHF untuk berkomunikasi dengan anggota pramuka lainnya di Indonesia maupun di dunia.
Berbeda dengan kegiatan tradisional JOTA, Read more…
Pada postingan kita kali ini, kami ingin memperkenalkan salah satu klub DXer di Indonesia, yaitu MAPEM Club.
MAPEM Club adalah Klub Pendengar radio dan Pecinta Sahabat pena Indonesia yang didirikan di Lombok Timur pada tanggal 16 November 1995, dengan motto : “Jelajah Dunia Dengan Radio” dan “Persahabatan – Persaudaraan – Informasi” bermakna MAPEM Club bertekad mewujudkan pemerataan informasi dengan semangat Persahabatan dan persaudaraan, guna mewujudkan sebuah keharmonisan, kegairahan, dan rasa kesetiakawanan yang sejati.
MAPEM Club adalah singkatan dari “Media Persahabatan Monitor’s Club”, yang antara lain bertujuan untuk : Read more…
Perkembangan open source di Indonesia sangat tergantung pada dukungan masyarakat. Mahasiswa sebagai agen perubahan memegang peranan dalam perkembangan open source.
Osum (Open Source University MeetUp), komunitas bentukan Sun Microsystem Indonesia ini misalnya. Komunitas yang saat ini memiliki member lebih dari 8.500 mahasiswa ini rutin melakukan kegiatan tiap bulannya. Tidak hanya diskusi dan berbagi pengetahuan, workshop pun mereka lakukan.
“Osum adalah wadah bagi mahasiswa untuk Read more…
Situated in China’s northwestern border region, Xinjiang Uygur Autonomous Region is the largest autonomous region in China. Renowned for its diversified tourism resources, Xinjiang is widely known as the hometown of singing and dancing, various fruits and precious stones.
To help more people learn about Xinjiang, the Information Office of the local government of the Xinjiang Uygur Autonomous Region and China Radio International will jointly hold an online knowledge contest on Xinjiang for two months starting from August 1.
So don’t wait to prepare and be quick to join the contest. You could win a big prize!
Contest dates: August 1-October 31
Rules and regulations: The contest is composed of two sections–online Q&As and a few words of your own about Xinjiang. The online Q&As will include eight questions. All those who give correct answers to the Q&As followed by his or her comments on Xinjiang will be eligible to win a big prize. A list of winners will be published on CRI website-crienglish.com.
First prize: Fifteen people will be awarded Xinjiang sheepskin shawls.
Second prize: Thirty people will be awarded embroidered Xinjiang bags.
Third prize: Fifty people will be awarded Xinjiang gift items.
Notice: CRI reserves the right to make final selections during the contest. Read more…
Comments (3) /
Add Comment |Posted by: Summase / Category:
English,
radio