15 Tips Mengolah Kentang



Kentang memiliki kandungan karbohidrat tinggi, sehingga cocok dijadikan makanan pengganti nasi. Kentang mudah diolah menjadi berbagai macam masakan, misalnya kentang goreng yang banyak disukai para remaja dan anak-anak. Untuk memperoleh hasil yang memuaskan, kentang harus diolah dengan langkah-langkah yang tepat.

Ada beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk mengolah kentang, antara lain:

  1. Tak Perlu Mengupas Kulit Kentang

Hindari mengupas kentang terlalu dalam karena terdapat banyak vitamin dan mineral. Jika tidak ada cacat, alias kondisinya mulus tanpa bercak hijau, Anda tidak perlu mengupas kentang. Jadi, cukup dibersihkan saja kulit luarnya.

Mengolah kentang
Mengolah kentang (Ilustrasi/By ZooFari (Own work) [Public domain], via Wikimedia Commons)
  1. Pertahankan Nutrisi Kentang

Untuk meminimalisir berkurangnya kandungan potassium pada kentang, rebus kentang dalam keadaan utuh. Kentang yang dipotong kemudian direbus akan kehilangan sebanyak 50% potassium. Padahal, potassium ini diperlukan tubuh untuk mengatur tekanan darah dan jantung.

Selain dengan direbus, kandungan potassium juga dapat terjaga dengan dipanggang, dibakar, atau dimasak menggunkan microwave.

  1. Potong Kentang Dengan Ukuran Yang Sama

Agar saat dimasak dapat selesai dalam waktu yang sama.

  1. Kukus Kentang

Teknik yang paling dianjurkan untuk mengolah kentang ialah dengan mengukusnya. Karena nutrisi dan warna kentang tidak banyak berubah. Namun, proses pengukusan ini memerlukan waktu yang lebih lama daripada  teknik lainnya.

  1. Masak dalam Microwave

Untuk mempertahankan nutrisi dalam kentang, masak kentang dalam microwave tanpa dikupas kulitnya. Bungkus kentang dengan aluminium foil dan panggang selama 7-10 menit.

  1. Mencegah Perubahan Warna

Seperti apel, kentang yang telah dikupas kulitnya dapat berubah warna menjadi kecoklatan. Hal ini terjadi karena adanya reaksi browning enzimatic oleh enzim peroksidase dan katalase.

Untuk mencegah reaksi browning, rendam kentang dalam larutan 2 sdm garam dapur dan 1 sdm air kapur sirih. Rendam kentang selama 1 jam, kemudian angkat dan tiriskan. Cara ini juga dapat menghasilkan kentang yang lebih gurih.

Cara mencegah reaksi browning untuk kentang dalam jumlah sedikit dapat direndam dalam air saja.

Teknik  Mengupas Kulit Kentang

Ada 4 teknik yang sering digunakan untuk mengupas kulit kentang, yaitu:

  1. Mengupas dengan Pengupas Kentang

Bila pengupas berbentuk panjang, pegang seperti memegang roll cat dengan ibu jari menghadap ke atas. Sedangkan bila pengupas berbentuk huruf Y, pegang seperti menggunakan pensil. Gunakan jari tengah, jari telunjuk, dan ibu jari untuk memegang dengan kuat. Kupas dengan arah menjauhi tubuh atau dari bawah ke atas.

  1. Mengupas dengan Pengupas Khusus

Alat ini cukup modern sehingga Anda tidak perlu repot untuk mengupasnya menggunakan pisau.

  1. Mengupas dengan Bor

Anda bisa ganti ujung bor dengan garpu, kemudian tusukkan ke kentang. Pegang bor di tangan kiri, dan pisau di tangan kanan. Ambil posisi tangan kanan seperti akan mengupas. Ketika bor dinyalakan, kulit kentang akan terkelupas dan akan selesai dalam waktu 30 detik saja.

  1. Beri garis tengah pada kentang menggunakan pisau. Kemudian, rebus kentang hingga lunak. Lalu, rendam kentang dalam air dingin. Setelah kondisinya dingin, lepaskan kulitnya.

Selama ini, kita selalu menganggap remeh kulit kentang dan membuangnya tanpa memanfaatkannya. Sebenarnya, kulit kentang juga memiliki banyak vitamin dan mineral sama seperti dagingnya. Kulit kentang dapat dijadikan sup atau bahkan digoreng. Bahkan, kentang yang direbus bisa langsung dimakan tanpa mengupas kulitnya. Tentu saja, apabila kondisi kulitnya dalam keadaan mulus tanpa bercak hijau dan bersih.

Tips Memilih dan Menyimpan Kentang

  1. Pilih kentang yang keras, kulitnya mulus, permukaannya rata, tidak memiliki banyak mata, dan tidak memiliki bercak hijau. Bercak hijau pada kentang diduga mengandung solanin, yaitu zat berbahaya yang dapat menyebabkan perut kembung, mual, dan diare. Jika terdapat noda hijau pada kentang, kupas yang terdapat noda hijau sampai noda tersebut hilang.
  2. Simpan kentang di tempat yang kering, gelap, dan sejuk.
  3. Jangan simpan kentang dalam lemari es, karena pati kentang dapat berubah menjadi gula. Gula ini ketika dipanggang atau digoreng akan berubah menjadi senyawa beracun yang diduga dapat menimbulkan kanker. Selain itu, menyimpan kentang dalam lemari es dapat menyebabkannya bertunas.
  4. Jauhkan kentang dari bawang supaya tidak cepat membusuk.
  5. Kentang dapat dibekukan sampai 3 bulan. Caranya, kupas, cuci, dan potong kentang kemudian rendam dalam air hangat selama 2 menit. Setelah itu, keringkan dan simpan dalam kantong plastik yang tertutup rapat. Simpan dalam freezer.

 



Artikel Terkait dan Link Sponsor

15 Tips Mengolah Kentang Post in | Last updated: November 21st, 2016 - 11 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × 1 =